<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menghindari Musuh, Ikan Ini Menyerupai Air Laut </title><description>Ikan dibekali kemampuan untuk bertahan hidup dari serangan predator.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/06/04/56/817272/menghindari-musuh-ikan-ini-menyerupai-air-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/06/04/56/817272/menghindari-musuh-ikan-ini-menyerupai-air-laut"/><item><title>Menghindari Musuh, Ikan Ini Menyerupai Air Laut </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/06/04/56/817272/menghindari-musuh-ikan-ini-menyerupai-air-laut</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/06/04/56/817272/menghindari-musuh-ikan-ini-menyerupai-air-laut</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2013 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/04/56/817272/WDZoWoIaaV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ikan Lookdown (Foto: Physorg)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/04/56/817272/WDZoWoIaaV.jpg</image><title>Ikan Lookdown (Foto: Physorg)</title></images><description>AUSTIN - Ikan dibekali kemampuan untuk bertahan hidup dari serangan predator. Peneliti dari University of Texas menemukan bahwa ikan dapat bersembunyi di laut dengan memanipulasi pantulan cahaya yang menyentuh kulitnya.Dilansir Biologynews, Selasa (4/5/2013), temuan ikan ini suatu hari diharapkan dapat&amp;nbsp; memberikan ide untuk pengembangan material kamuflase baru yang bisa digunakan di laut. Penelitian terbaru menemukan bahwa kamuflase ini melibatkan proses polarisasi cahaya yang menerpa kulit ikan.Dalam penelitian di laboratorium, peneliti menunjukkan bahwa jenis kamuflase ikan ini menampilkan hingga lebih dari 80 persen strategi &quot;cermin&quot;. Penelitian ini didanai oleh angkatan laut Amerika Serikat, yang tertarik dalam bidang pengembangan teknologi kamuflase di laut.&quot;Laut terbuka merupakan lingkungan yang membentang untuk kamuflase. Tidak ada objek untuk bersembunyi di balik ruang tiga dimensi, sehingga organisme harus menemukan cara untuk berbaur dengan air itu sendiri,&quot; kata peneliti Molly Cumings.Selama beberapa dekade terakhir, asumsi peneliti mengungkap bahwa kamuflase optimal untuk ikan laut terbuka ialah memantulkan sinar matahari seperti cermin. Sebab, elemen reflektif kulit yang dapat bertindak seperti cermin.Akan tetapi, diketahui bahwa kulit ikan juga bisa mempolarisasi cahaya, sehingga dapat menyelaraskan dengan warna disekitarnya. &quot;Dalam bidang cahaya terpolarisasi, ada banyak struktur di laut terbuka,&quot; ujar fisikawan Parrish Brady.Ia mengatakan, manusia tidak bisa melihat kamuflase tersebut, namun lebih dari 60 persen spesies ikan yang berbeda memiliki beberapa tingkat sensitivitas polarisasi. &quot;Mereka dapat melihat struktur dalam terang,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>AUSTIN - Ikan dibekali kemampuan untuk bertahan hidup dari serangan predator. Peneliti dari University of Texas menemukan bahwa ikan dapat bersembunyi di laut dengan memanipulasi pantulan cahaya yang menyentuh kulitnya.Dilansir Biologynews, Selasa (4/5/2013), temuan ikan ini suatu hari diharapkan dapat&amp;nbsp; memberikan ide untuk pengembangan material kamuflase baru yang bisa digunakan di laut. Penelitian terbaru menemukan bahwa kamuflase ini melibatkan proses polarisasi cahaya yang menerpa kulit ikan.Dalam penelitian di laboratorium, peneliti menunjukkan bahwa jenis kamuflase ikan ini menampilkan hingga lebih dari 80 persen strategi &quot;cermin&quot;. Penelitian ini didanai oleh angkatan laut Amerika Serikat, yang tertarik dalam bidang pengembangan teknologi kamuflase di laut.&quot;Laut terbuka merupakan lingkungan yang membentang untuk kamuflase. Tidak ada objek untuk bersembunyi di balik ruang tiga dimensi, sehingga organisme harus menemukan cara untuk berbaur dengan air itu sendiri,&quot; kata peneliti Molly Cumings.Selama beberapa dekade terakhir, asumsi peneliti mengungkap bahwa kamuflase optimal untuk ikan laut terbuka ialah memantulkan sinar matahari seperti cermin. Sebab, elemen reflektif kulit yang dapat bertindak seperti cermin.Akan tetapi, diketahui bahwa kulit ikan juga bisa mempolarisasi cahaya, sehingga dapat menyelaraskan dengan warna disekitarnya. &quot;Dalam bidang cahaya terpolarisasi, ada banyak struktur di laut terbuka,&quot; ujar fisikawan Parrish Brady.Ia mengatakan, manusia tidak bisa melihat kamuflase tersebut, namun lebih dari 60 persen spesies ikan yang berbeda memiliki beberapa tingkat sensitivitas polarisasi. &quot;Mereka dapat melihat struktur dalam terang,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
