<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Nettbook Mati, Samsung Perkuat Laptop Premium</title><description>Pasar netbook yang terus surut dan diperidiksi bakal habis pada 2015  membuat Samsung Electronics mengincar produk di kategori lain.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/05/21/57/810361/pasar-nettbook-mati-samsung-perkuat-laptop-premium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/05/21/57/810361/pasar-nettbook-mati-samsung-perkuat-laptop-premium"/><item><title>Pasar Nettbook Mati, Samsung Perkuat Laptop Premium</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/05/21/57/810361/pasar-nettbook-mati-samsung-perkuat-laptop-premium</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/05/21/57/810361/pasar-nettbook-mati-samsung-perkuat-laptop-premium</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2013 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Gesit Prayogi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/21/57/810361/5KKJtcQfN5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Samsung rilis Series 5 Ultra dan 7</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/21/57/810361/5KKJtcQfN5.jpg</image><title>Samsung rilis Series 5 Ultra dan 7</title></images><description>JAKARTA - Pasar netbook yang terus surut dan diperidiksi bakal habis pada 2015 membuat Samsung Electronics mengincar produk di kategori lain. IT Business Director Samsung Electronics Indonesia Sung Khiun mengungkap, pihaknya mulai menggeser strategi ke laptop premium (ultra-slim).&quot;Bobot ringan serta ketipisan menjadi salah satu kriteria yang harus dipenuhi. Dan Samsung akan terus merilis produk baru di kategori ultra-slim untuk menjadi pemain pasar,&quot; ucap Sung seusai peluncuran Samsung Series 5 Ultra dan Series 7 Ultra di Plaza Senayan Jakarta, Selasa (21/5/2013).Mengutip data yang dirilis IDC, Khiun memaparkan pertumbuhan laptop pada kelas premium. Untuk ultra-sim katanya, mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Tumbuh 1,2 persen pada 2011, diprediksi ultra-slim akan tumbuh 15 persen pada 2015.&quot;Netbook terus mengalami penurunan permintaan, pada 2013 hanya 4,1 persen dan pada 2015 tidak memiliki market share,&quot; jelasnya.Untuk South East Asia, pada tahun ini, mayoritas di kuasai notebook dengan 47 persen, diikuti tablet/dekstop tradisional 38 persen, AIO 3 persen, nettbook 4 persen, dan ultra-slim 8 persen. Meski akan memperkuat lini ultra-slim yang dibanderol dengan harga tinggi. Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini juga terus mengisi produk di jajaran kelas entry dan menengah. &quot;Samsung tidak hanya melepas produk premium ke pasar. Kami juga memperkuat pasar dengan produk yang dilegio Rp3-4 juta ke pasar. Ini tak lepas visi kami sebagai pemimpin pasar,&quot; imbuhnya. Samsung sendiri mematok produk kelas premium di asat USD800. Meskipun dari sisi volume, laptop di kategori entry dan menengah masih menguasai. &quot;Perkiraan 30 persen laptop premium, sisanya entry dan menengah,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar netbook yang terus surut dan diperidiksi bakal habis pada 2015 membuat Samsung Electronics mengincar produk di kategori lain. IT Business Director Samsung Electronics Indonesia Sung Khiun mengungkap, pihaknya mulai menggeser strategi ke laptop premium (ultra-slim).&quot;Bobot ringan serta ketipisan menjadi salah satu kriteria yang harus dipenuhi. Dan Samsung akan terus merilis produk baru di kategori ultra-slim untuk menjadi pemain pasar,&quot; ucap Sung seusai peluncuran Samsung Series 5 Ultra dan Series 7 Ultra di Plaza Senayan Jakarta, Selasa (21/5/2013).Mengutip data yang dirilis IDC, Khiun memaparkan pertumbuhan laptop pada kelas premium. Untuk ultra-sim katanya, mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Tumbuh 1,2 persen pada 2011, diprediksi ultra-slim akan tumbuh 15 persen pada 2015.&quot;Netbook terus mengalami penurunan permintaan, pada 2013 hanya 4,1 persen dan pada 2015 tidak memiliki market share,&quot; jelasnya.Untuk South East Asia, pada tahun ini, mayoritas di kuasai notebook dengan 47 persen, diikuti tablet/dekstop tradisional 38 persen, AIO 3 persen, nettbook 4 persen, dan ultra-slim 8 persen. Meski akan memperkuat lini ultra-slim yang dibanderol dengan harga tinggi. Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini juga terus mengisi produk di jajaran kelas entry dan menengah. &quot;Samsung tidak hanya melepas produk premium ke pasar. Kami juga memperkuat pasar dengan produk yang dilegio Rp3-4 juta ke pasar. Ini tak lepas visi kami sebagai pemimpin pasar,&quot; imbuhnya. Samsung sendiri mematok produk kelas premium di asat USD800. Meskipun dari sisi volume, laptop di kategori entry dan menengah masih menguasai. &quot;Perkiraan 30 persen laptop premium, sisanya entry dan menengah,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
