<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Akun Twitter The Guardian Diretas</title><description>Kelompok hacker Syrian Eectric Army (SEA) kembali berulah dengan meretas akun situs berita The Guardian.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/29/55/799479/giliran-akun-twitter-the-guardian-diretas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/29/55/799479/giliran-akun-twitter-the-guardian-diretas"/><item><title>Giliran Akun Twitter The Guardian Diretas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/29/55/799479/giliran-akun-twitter-the-guardian-diretas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/29/55/799479/giliran-akun-twitter-the-guardian-diretas</guid><pubDate>Senin 29 April 2013 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ayunda W Savitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/29/55/799479/l4e1rp2Cke.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akun Twitter The Guardian saat diretas SEA (Foto: DigitalSpy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/29/55/799479/l4e1rp2Cke.jpg</image><title>Akun Twitter The Guardian saat diretas SEA (Foto: DigitalSpy)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Setelah sebelumnya kelompok hacker Syrian Eectric Army (SEA) telah meretas empat akun Twitter program berita milik CBS, mereka kembali beraksi. Kali ini sasarannya adalah akun situs berita The Guardian.Dilansir DigitalSpy, Senin (29/4/2013), akun Guardian Music, Guardian Film dan Guardian Books juga diambil alih oleh SEA. Mereka berjanji untuk terus membuat masalah di Twitter dan menyatakan bahwa layanan media sosial harus dapat menangguhkan aksesnya sendiri.&amp;ldquo;#Twitter_SecurityTeam piker jika mereka menangguhkan akunnya bisa menghentikan aksi kita!&amp;rdquo; tulis salah satu tweet yang di-posting ke @guardianbooks.Selain itu, editor bagian pendidikan dari situs The Guardian, Alice Woolley juga menemukan akunnya diretas oleh hacker.&amp;ldquo;Syrian Electronic Army disini via @SEAOfficial8 #SEA #Syria&amp;rdquo; tulis kelompok hacker tersebut di akun milik Woolley (@alicewoolley1).Sebelum ini, hacker yang mengidentifikasi dirinya sebagai kelompok SEA ini juga mengambil alih akun Twitter milik Presiden FIFA, Sepp Blatter. Dalam aksinya tersebut, mereka menuliskan bahwa Blatter akan mengundurkan diri. Tak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir kelompok ini juga pernah menargetkan aksinya ke akun Twitter program berita milik Al-Jazeera dan BBC Weather.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Setelah sebelumnya kelompok hacker Syrian Eectric Army (SEA) telah meretas empat akun Twitter program berita milik CBS, mereka kembali beraksi. Kali ini sasarannya adalah akun situs berita The Guardian.Dilansir DigitalSpy, Senin (29/4/2013), akun Guardian Music, Guardian Film dan Guardian Books juga diambil alih oleh SEA. Mereka berjanji untuk terus membuat masalah di Twitter dan menyatakan bahwa layanan media sosial harus dapat menangguhkan aksesnya sendiri.&amp;ldquo;#Twitter_SecurityTeam piker jika mereka menangguhkan akunnya bisa menghentikan aksi kita!&amp;rdquo; tulis salah satu tweet yang di-posting ke @guardianbooks.Selain itu, editor bagian pendidikan dari situs The Guardian, Alice Woolley juga menemukan akunnya diretas oleh hacker.&amp;ldquo;Syrian Electronic Army disini via @SEAOfficial8 #SEA #Syria&amp;rdquo; tulis kelompok hacker tersebut di akun milik Woolley (@alicewoolley1).Sebelum ini, hacker yang mengidentifikasi dirinya sebagai kelompok SEA ini juga mengambil alih akun Twitter milik Presiden FIFA, Sepp Blatter. Dalam aksinya tersebut, mereka menuliskan bahwa Blatter akan mengundurkan diri. Tak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir kelompok ini juga pernah menargetkan aksinya ke akun Twitter program berita milik Al-Jazeera dan BBC Weather.</content:encoded></item></channel></rss>
