<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akun Twitter Milik 2 Program Berita CBS Diretas</title><description>Para peretas kembali melakukan aksinya dengan membajak dua akun dari program andalan CBS,&amp;nbsp; yaitu &amp;ldquo;60 Minutes&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;48 Hours&amp;rdquo;.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/21/55/795010/akun-twitter-milik-2-program-berita-cbs-diretas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/21/55/795010/akun-twitter-milik-2-program-berita-cbs-diretas"/><item><title>Akun Twitter Milik 2 Program Berita CBS Diretas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/21/55/795010/akun-twitter-milik-2-program-berita-cbs-diretas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/21/55/795010/akun-twitter-milik-2-program-berita-cbs-diretas</guid><pubDate>Minggu 21 April 2013 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ayunda W Savitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/21/55/795010/JS0Nr5z5El.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/21/55/795010/JS0Nr5z5El.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Setelah sebelumnya sekolompok hacker sempat meretas akun Twitter pejabat penting di beberapa negara, kini para peretas kembali melakukan aksinya dengan membajak dua akun dari program andalan CBS,&amp;nbsp; yaitu &amp;ldquo;60 Minutes&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;48 Hours&amp;rdquo;.Dilansir NBCNews, Minggu (21/4/2013), dalam salah satu posting melalui akun Twitter @60minutes, program andalan dari CBS tersebut menuliskan, &amp;ldquo;PERHATIAN: akun kami sedang terganggu. Kini kami bekerjasama dengan Twitter untuk menyelesaikan permasalahan tersebut&amp;rdquo;.Sedangkan dalam tweet akun Twitter untuk program berita ini menyebutkan: &amp;ldquo;Pesan yang di-posting sebelumnya tidak ditulis oleh @60minutes atau staf kami,&amp;rdquo;Akun program berita CBS lain yang menjadi korban peretasan adalah @48Hours, melalui akun ini hacker juga melakukan hal yang sama dengan mem-posting informasi yang berisi, &amp;ldquo;Jendral Dempsey memerintahkan untuk menangkap #Obama dibawah undang-undang anti-teror yang baru #48hours.&amp;rdquo;Menanggapi kejadian ini, CBS melalui akun resminya, @CBSNews mengatakan bahwa mereka &amp;ldquo;mengalami masalah&amp;rdquo; pada dua akun program beritanya tersebut. Informasi terakhir menyebutkan bahwa pihak Twitter sudah berhasil menyelesaikan permasalahan ini menghapus posting dari para hacker.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Setelah sebelumnya sekolompok hacker sempat meretas akun Twitter pejabat penting di beberapa negara, kini para peretas kembali melakukan aksinya dengan membajak dua akun dari program andalan CBS,&amp;nbsp; yaitu &amp;ldquo;60 Minutes&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;48 Hours&amp;rdquo;.Dilansir NBCNews, Minggu (21/4/2013), dalam salah satu posting melalui akun Twitter @60minutes, program andalan dari CBS tersebut menuliskan, &amp;ldquo;PERHATIAN: akun kami sedang terganggu. Kini kami bekerjasama dengan Twitter untuk menyelesaikan permasalahan tersebut&amp;rdquo;.Sedangkan dalam tweet akun Twitter untuk program berita ini menyebutkan: &amp;ldquo;Pesan yang di-posting sebelumnya tidak ditulis oleh @60minutes atau staf kami,&amp;rdquo;Akun program berita CBS lain yang menjadi korban peretasan adalah @48Hours, melalui akun ini hacker juga melakukan hal yang sama dengan mem-posting informasi yang berisi, &amp;ldquo;Jendral Dempsey memerintahkan untuk menangkap #Obama dibawah undang-undang anti-teror yang baru #48hours.&amp;rdquo;Menanggapi kejadian ini, CBS melalui akun resminya, @CBSNews mengatakan bahwa mereka &amp;ldquo;mengalami masalah&amp;rdquo; pada dua akun program beritanya tersebut. Informasi terakhir menyebutkan bahwa pihak Twitter sudah berhasil menyelesaikan permasalahan ini menghapus posting dari para hacker.</content:encoded></item></channel></rss>
