<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA Bakal Ringkus Asteroid untuk Diteliti</title><description>NASA berupaya menangkap asteroid  kecil di luar angkasa dan menempatkannya dekat Bulan untuk diteliti oleh  astronot.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/06/56/787371/nasa-bakal-ringkus-asteroid-untuk-diteliti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/06/56/787371/nasa-bakal-ringkus-asteroid-untuk-diteliti"/><item><title>NASA Bakal Ringkus Asteroid untuk Diteliti</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/06/56/787371/nasa-bakal-ringkus-asteroid-untuk-diteliti</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/04/06/56/787371/nasa-bakal-ringkus-asteroid-untuk-diteliti</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2013 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ayunda W Savitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/06/56/787371/3dTbsPkjpk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uji coba Orion (Foto: IndianExpress)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/06/56/787371/3dTbsPkjpk.jpg</image><title>Uji coba Orion (Foto: IndianExpress)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; NASA berencana menggunakan robot pesawat luar angkasa untuk dapat menangkap asteroid kecil. Badan antariksa asal Amerika Serikat ini berupaya menangkap asteroid kecil tersebut dan menempatkannya dekat Bulan untuk diteliti oleh astronot.Metode yang dilakukan ialah dengan menggunakan &amp;lsquo;lasso&amp;rsquo; atau teknik yang memungkinkan NASA menangkap benda luar angkasa tersebut dengan cara menjerat asteroid. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh ketua Science and Space subcomittee NASA, Bill Nelson.Dilansir DailyCamera, Sabtu (6/4/2013), pesawat robot tersebut akan memotret asteroid berukuran 25 kaki (sekira 762 centimeter) dengan berat 500 ton ini pada 2019. Kemudian dengan menggunakan kapsul ruang angkasa bernama Orion, empat astronot akan melakukan eksplorasi spacewalking (bergerak di luar angkasa) pada 2021.Nelson mengatakan rencananya untuk dapat mendarat di asteroid dan para astronot akan membawa beberapa sampel batu luar angkasa berukuran kecil yang tersebar di angkasa ke Bumi menggunakan plastik. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan ingin membawa asteroid itu mendekati Bumi.Kepala program NASA Near Earth Object, Donald Yeomans menyatakan bahwa asteroid tersebut tidak akan menjadi ancaman bagi Bumi, karena dengan ukurannya tersebut akan terbakar dengan sendirinya ketika melewati atmosfer Bumi. &amp;ldquo;Ini mungkin akan menjadi ukuran asteroid yang cocok untuk menjadi tempat berlatih,&amp;rdquo; lanjutnya.Disamping itu, Nelson juga mengatakan ke depannya misi ini dapat membantu NASA untuk menjauhkan asteroid yang dianggap berbahaya mendekati Bumi di masa depan. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai ajang pelatihan NASA sebelum mengirim astronot ke Mars pada 2030.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; NASA berencana menggunakan robot pesawat luar angkasa untuk dapat menangkap asteroid kecil. Badan antariksa asal Amerika Serikat ini berupaya menangkap asteroid kecil tersebut dan menempatkannya dekat Bulan untuk diteliti oleh astronot.Metode yang dilakukan ialah dengan menggunakan &amp;lsquo;lasso&amp;rsquo; atau teknik yang memungkinkan NASA menangkap benda luar angkasa tersebut dengan cara menjerat asteroid. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh ketua Science and Space subcomittee NASA, Bill Nelson.Dilansir DailyCamera, Sabtu (6/4/2013), pesawat robot tersebut akan memotret asteroid berukuran 25 kaki (sekira 762 centimeter) dengan berat 500 ton ini pada 2019. Kemudian dengan menggunakan kapsul ruang angkasa bernama Orion, empat astronot akan melakukan eksplorasi spacewalking (bergerak di luar angkasa) pada 2021.Nelson mengatakan rencananya untuk dapat mendarat di asteroid dan para astronot akan membawa beberapa sampel batu luar angkasa berukuran kecil yang tersebar di angkasa ke Bumi menggunakan plastik. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan ingin membawa asteroid itu mendekati Bumi.Kepala program NASA Near Earth Object, Donald Yeomans menyatakan bahwa asteroid tersebut tidak akan menjadi ancaman bagi Bumi, karena dengan ukurannya tersebut akan terbakar dengan sendirinya ketika melewati atmosfer Bumi. &amp;ldquo;Ini mungkin akan menjadi ukuran asteroid yang cocok untuk menjadi tempat berlatih,&amp;rdquo; lanjutnya.Disamping itu, Nelson juga mengatakan ke depannya misi ini dapat membantu NASA untuk menjauhkan asteroid yang dianggap berbahaya mendekati Bumi di masa depan. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai ajang pelatihan NASA sebelum mengirim astronot ke Mars pada 2030.</content:encoded></item></channel></rss>
