<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Dingin Picu Migrasi Kupu-Kupu</title><description>Cuaca dingin yang melanda daerah pegunungan Meksiko, memicu kupu-kupu untuk terbang ke arah utara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/56/765717/cuaca-dingin-picu-migrasi-kupu-kupu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/56/765717/cuaca-dingin-picu-migrasi-kupu-kupu"/><item><title>Cuaca Dingin Picu Migrasi Kupu-Kupu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/56/765717/cuaca-dingin-picu-migrasi-kupu-kupu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/56/765717/cuaca-dingin-picu-migrasi-kupu-kupu</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2013 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/22/56/765717/1kr60Sbaez.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kupu-kupu monarch (Foto: Nbcnews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/22/56/765717/1kr60Sbaez.jpg</image><title>Kupu-kupu monarch (Foto: Nbcnews)</title></images><description>MEXICO CITY - Cuaca dingin yang melanda daerah pegunungan Meksiko, memicu kupu-kupu untuk berpindah ke arah utara. Menurut studi terbaru, jumlah serangga yang bermigrasi ini mencapai hingga setengah miliar.&quot;Apa yang paling berkesan untuk kami ialah bahwa ini adalah daerah kerentanan untuk kupu-kupu,&quot; kata Steven Reppert, peneliti dari University of Massachusetts Medical School, seperti dikutip Nbcnews, Jumat (22/2/2013).Penelitian yang diterbitkan di jurnal Current Biology ini mengungkap dua populasi besar, kupu-kupu monarch (Danaus plexippus) yang hidup di Amerika Serika. Kupu-kupu ini juga hidup di Pantai Barat dan Amerika Utara.Reppert dan kepala peneliti Patrick Guerra memusatkan perhatian pada kupu-kupu yang hidup di bagian timur Meksiko. Mereka meneliti kupu-kupu yang bermigrasi hingga menempuh jarak 2.000 mil (3.200 kilometer).Para peneliti meyakini bahwa navigasi serangga ini dipengaruhi oleh matahari, waktu tertentu dan di jam-jam tertentu. Untuk melacak kupu-kupu ini, Guerra dan Reppert menempatkan sebagian besar kupu-kupu dalam simulator penerbangan.Tim kemudian menempatkan kandang yang terbuat dari plastik di luar ruangan. Lalu, menjaga kupu-kupu di dalam sebuah kawat pendek di atas kipas angin. Aktivitas terbang kupu-kupu ini direkam oleh video, yang juga dilengkapi dengan perangkat perekam arah.Para ilmuwan melakukan percobaan selama musim gugur, ketika migrasi biasanya menuju ke selatan. Selama 24 hari, peneliti menjaga kupu-kupu dalam lingkungan terkontrol yang menyerupai suhu dingin yang dialami di pegunungan Meksiko ketika musim semi.Peneliti mengamati kupu-kupu dalam simulator yang dipasang. &quot;Ketimbang pergi ke selatan, kupu-kupu ini menuju ke utara. Kami pikir ini adalah menarik dalam hal pentingnya suhu dingin untuk perubahan dalam pola migrasi (kupu-kupu),&quot; jelasnya.Wikipedia menerangkan, kupu-kupu monarch atau dalam bahasa Indonesia disebut kupu-kupu raja, termasuk ke dalam famili Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan.Kupu-kupu ini memiliki sayap berwarna coklat terang dengan batas garis hitam dan titik-titik putih. Setiap tahunnya, kupu-kupu ini dapat bermigrasi dari wilayah Kanada ke Meksiko dengan jarak tempuh 4.500 km. Kecepatan terbang kupu-kupu ini mencapai 80 km per hari.</description><content:encoded>MEXICO CITY - Cuaca dingin yang melanda daerah pegunungan Meksiko, memicu kupu-kupu untuk berpindah ke arah utara. Menurut studi terbaru, jumlah serangga yang bermigrasi ini mencapai hingga setengah miliar.&quot;Apa yang paling berkesan untuk kami ialah bahwa ini adalah daerah kerentanan untuk kupu-kupu,&quot; kata Steven Reppert, peneliti dari University of Massachusetts Medical School, seperti dikutip Nbcnews, Jumat (22/2/2013).Penelitian yang diterbitkan di jurnal Current Biology ini mengungkap dua populasi besar, kupu-kupu monarch (Danaus plexippus) yang hidup di Amerika Serika. Kupu-kupu ini juga hidup di Pantai Barat dan Amerika Utara.Reppert dan kepala peneliti Patrick Guerra memusatkan perhatian pada kupu-kupu yang hidup di bagian timur Meksiko. Mereka meneliti kupu-kupu yang bermigrasi hingga menempuh jarak 2.000 mil (3.200 kilometer).Para peneliti meyakini bahwa navigasi serangga ini dipengaruhi oleh matahari, waktu tertentu dan di jam-jam tertentu. Untuk melacak kupu-kupu ini, Guerra dan Reppert menempatkan sebagian besar kupu-kupu dalam simulator penerbangan.Tim kemudian menempatkan kandang yang terbuat dari plastik di luar ruangan. Lalu, menjaga kupu-kupu di dalam sebuah kawat pendek di atas kipas angin. Aktivitas terbang kupu-kupu ini direkam oleh video, yang juga dilengkapi dengan perangkat perekam arah.Para ilmuwan melakukan percobaan selama musim gugur, ketika migrasi biasanya menuju ke selatan. Selama 24 hari, peneliti menjaga kupu-kupu dalam lingkungan terkontrol yang menyerupai suhu dingin yang dialami di pegunungan Meksiko ketika musim semi.Peneliti mengamati kupu-kupu dalam simulator yang dipasang. &quot;Ketimbang pergi ke selatan, kupu-kupu ini menuju ke utara. Kami pikir ini adalah menarik dalam hal pentingnya suhu dingin untuk perubahan dalam pola migrasi (kupu-kupu),&quot; jelasnya.Wikipedia menerangkan, kupu-kupu monarch atau dalam bahasa Indonesia disebut kupu-kupu raja, termasuk ke dalam famili Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan.Kupu-kupu ini memiliki sayap berwarna coklat terang dengan batas garis hitam dan titik-titik putih. Setiap tahunnya, kupu-kupu ini dapat bermigrasi dari wilayah Kanada ke Meksiko dengan jarak tempuh 4.500 km. Kecepatan terbang kupu-kupu ini mencapai 80 km per hari.</content:encoded></item></channel></rss>
