<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telkom Ajak Komunitas Gabung ke Indiso</title><description>perusahaan telekomunikasi Merah Putih ini mengajak sejumlah komunitas turut andil dan memanfaatkan program Indonesia Digital Society (Indiso).</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/54/766029/telkom-ajak-komunitas-gabung-ke-indiso</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/54/766029/telkom-ajak-komunitas-gabung-ke-indiso"/><item><title>Telkom Ajak Komunitas Gabung ke Indiso</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/54/766029/telkom-ajak-komunitas-gabung-ke-indiso</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/02/22/54/766029/telkom-ajak-komunitas-gabung-ke-indiso</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2013 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Gesit Prayogi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/22/54/766029/6VdXSGZVSO.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Telkom)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/22/54/766029/6VdXSGZVSO.png</image><title>Ilustrasi (Foto: Telkom)</title></images><description>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memiliki program Indonesia Digital Society (Indiso). Guna memaksimalkan program itu, perusahaan telekomunikasi Merah Putih ini mengajak sejumlah komunitas turut andil dan memanfaatkan sejumlah program yang ada.&quot;Kami punya infrastruktur, sekarang bagaimana komunitas-komunitas memanfaatkan program kami,&quot; kata Direktur Enterprise &amp;amp; Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin di Menara 165, Jakarta, Jumat (22/2/2013). Lebih lanjut, Awaluddin menerangkan bahwa Indiso memiliki sejumlah program seperti Indonesia Digital School (Indischool) dan Indonesia Digital Entrepreneur (Indipreneur). Program ini katanya, tidak akan berjalan secara maksimal tanpa dukungan dari para komunitas dan developer yang turut ambil bagian dalam program tersebut. &quot;Indschool misalnya kita perlu komunitas pendidikan yang ikut aktif dan perlu gandeng banyak komunitas lainnya. Bukan hanya itu saja, sejumlah konten serta aplikasi juga diperlukan untuk mendukung berjalannya program itu,&quot; ucapnya. Program Indiso sendiri meliputi Indonesia Digital School (Indischool) yang memberikan akses internet WiFi di 100 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Dalam program itu, Telkom juga menyediakan konten-konten dan aplikasi yang berhubungan dengan dunia pendidikan.&quot;Untuk Indischool ada 10 aplikasi kurang lebih, untuk Indipreneur sudah ada 40-an. Kami juga terus merangkul para pengembang untuk menyediakan aplikasi dengan sistem pembayaran 70 persen ke pengembang 30 persen ke Telkom,&quot; paparnya.Selain itu, Telkom juga menggelar program Indonesia Digital Entrepreneur (Indipreneur) yang memberikan para pelaku UMKM pengetahuan TIK dan ecommerce dengan target 100 ribu UMKM.Kemudian untuk program ketiga, yakni Indonesia Digital Finance (Indifinance). Program ini memberikan kemudahaan masyarakat melakukan transaksi keuangan. Telkom menargetkan 100 cash point akan tersedia di seluruh penjuru Tanah Air pada 2013. Rencananya Telkom akan menggulirkan program ini pada Maret 2013.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memiliki program Indonesia Digital Society (Indiso). Guna memaksimalkan program itu, perusahaan telekomunikasi Merah Putih ini mengajak sejumlah komunitas turut andil dan memanfaatkan sejumlah program yang ada.&quot;Kami punya infrastruktur, sekarang bagaimana komunitas-komunitas memanfaatkan program kami,&quot; kata Direktur Enterprise &amp;amp; Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin di Menara 165, Jakarta, Jumat (22/2/2013). Lebih lanjut, Awaluddin menerangkan bahwa Indiso memiliki sejumlah program seperti Indonesia Digital School (Indischool) dan Indonesia Digital Entrepreneur (Indipreneur). Program ini katanya, tidak akan berjalan secara maksimal tanpa dukungan dari para komunitas dan developer yang turut ambil bagian dalam program tersebut. &quot;Indschool misalnya kita perlu komunitas pendidikan yang ikut aktif dan perlu gandeng banyak komunitas lainnya. Bukan hanya itu saja, sejumlah konten serta aplikasi juga diperlukan untuk mendukung berjalannya program itu,&quot; ucapnya. Program Indiso sendiri meliputi Indonesia Digital School (Indischool) yang memberikan akses internet WiFi di 100 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Dalam program itu, Telkom juga menyediakan konten-konten dan aplikasi yang berhubungan dengan dunia pendidikan.&quot;Untuk Indischool ada 10 aplikasi kurang lebih, untuk Indipreneur sudah ada 40-an. Kami juga terus merangkul para pengembang untuk menyediakan aplikasi dengan sistem pembayaran 70 persen ke pengembang 30 persen ke Telkom,&quot; paparnya.Selain itu, Telkom juga menggelar program Indonesia Digital Entrepreneur (Indipreneur) yang memberikan para pelaku UMKM pengetahuan TIK dan ecommerce dengan target 100 ribu UMKM.Kemudian untuk program ketiga, yakni Indonesia Digital Finance (Indifinance). Program ini memberikan kemudahaan masyarakat melakukan transaksi keuangan. Telkom menargetkan 100 cash point akan tersedia di seluruh penjuru Tanah Air pada 2013. Rencananya Telkom akan menggulirkan program ini pada Maret 2013.</content:encoded></item></channel></rss>
