<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fujitsu Masih Bidik Pasar Cloud IaaS</title><description>Fujitsu sebagai salah satu perusahaan yang menyedikan layanan cloud, mengatakan pihaknya masih mengarah ke cloud dengan Infrastructure as a Service (IaaS).</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/10/09/324/701425/fujitsu-masih-bidik-pasar-cloud-iaas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/10/09/324/701425/fujitsu-masih-bidik-pasar-cloud-iaas"/><item><title>Fujitsu Masih Bidik Pasar Cloud IaaS</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/10/09/324/701425/fujitsu-masih-bidik-pasar-cloud-iaas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/10/09/324/701425/fujitsu-masih-bidik-pasar-cloud-iaas</guid><pubDate>Selasa 09 Oktober 2012 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Librianty</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/09/324/701425/gNctsHGlBT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/09/324/701425/gNctsHGlBT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  
JAKARTA - Cloud computing merupakan primadona baru dalam dunia TI. Berbagai perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pun banyak yang menghadirkan solusi cloud miliknya, termasuk Fujitsu.
&amp;nbsp;
Fujitsu sebagai salah satu perusahaan yang menyedikan solusi cloud, mengatakan pihaknya masih mengarah ke cloud dengan Infrastructure as a Service (IaaS). &quot;Kami arahnya ke Infrastructure as a Service (IaaS) daripada yang Software as a Service (SaaS),&quot; jelas Presiden direktur Fujitsu Indonesia, Achmad Sofwan di Shangri-La, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
&amp;nbsp;
Salah satu alasannya, kata Achmad, karena kebutuhan IaaS ada di manager TI yang berkewajiban menyediakan infrastruktur untuk&amp;nbsp; penggunanya. Terlebih lagi, jumlah manager TI yang sampai saat ini masih bisa dihitung.
&amp;nbsp;
Sementara jika melirik ke SaaS, akan ada lebih banyak hal yang mesti diperhatikan karena semua orang membutuhkan. &quot;Kami belum yakin dengan main cloud di Indonesia karena ada mindset belum ingin menyerahkan TI mereka ke sana (cloud). Mereka masih ingin menjaga sendiri data-datanya, mungkin salah satu alasannya karena takut disalahgunakan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Meski saat ini masih mengarah ke IaaS, tapi diungkapkan Achmad sudah ada beberapa perusahaan yang memanfaatkan SaaS di Indonesia. &quot;Untuk SaaS sebenarnya market-nya ada, tapi seberapa besar belum diketahui. Yang terpenting, kalau SaaS itu bagaimana kreatifitas untuk membuat aplikasinya,&amp;rdquo; pungkas Achmad.
   



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  
JAKARTA - Cloud computing merupakan primadona baru dalam dunia TI. Berbagai perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pun banyak yang menghadirkan solusi cloud miliknya, termasuk Fujitsu.
&amp;nbsp;
Fujitsu sebagai salah satu perusahaan yang menyedikan solusi cloud, mengatakan pihaknya masih mengarah ke cloud dengan Infrastructure as a Service (IaaS). &quot;Kami arahnya ke Infrastructure as a Service (IaaS) daripada yang Software as a Service (SaaS),&quot; jelas Presiden direktur Fujitsu Indonesia, Achmad Sofwan di Shangri-La, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
&amp;nbsp;
Salah satu alasannya, kata Achmad, karena kebutuhan IaaS ada di manager TI yang berkewajiban menyediakan infrastruktur untuk&amp;nbsp; penggunanya. Terlebih lagi, jumlah manager TI yang sampai saat ini masih bisa dihitung.
&amp;nbsp;
Sementara jika melirik ke SaaS, akan ada lebih banyak hal yang mesti diperhatikan karena semua orang membutuhkan. &quot;Kami belum yakin dengan main cloud di Indonesia karena ada mindset belum ingin menyerahkan TI mereka ke sana (cloud). Mereka masih ingin menjaga sendiri data-datanya, mungkin salah satu alasannya karena takut disalahgunakan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Meski saat ini masih mengarah ke IaaS, tapi diungkapkan Achmad sudah ada beberapa perusahaan yang memanfaatkan SaaS di Indonesia. &quot;Untuk SaaS sebenarnya market-nya ada, tapi seberapa besar belum diketahui. Yang terpenting, kalau SaaS itu bagaimana kreatifitas untuk membuat aplikasinya,&amp;rdquo; pungkas Achmad.
   



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

</content:encoded></item></channel></rss>
