<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggapan Bos Google Soal Video &quot;Innocent of Muslims&quot; </title><description>Google Executive Chairman Eric Schmidt, mengomentari bahwa seharusnya sejumlah permintaan untuk menghapus video Innocent of Muslim dari YouTube dilakukan dengan cara-cara yang tepat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/09/28/55/696312/tanggapan-bos-google-soal-video-innocent-of-muslims</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/09/28/55/696312/tanggapan-bos-google-soal-video-innocent-of-muslims"/><item><title>Tanggapan Bos Google Soal Video &quot;Innocent of Muslims&quot; </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/09/28/55/696312/tanggapan-bos-google-soal-video-innocent-of-muslims</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/09/28/55/696312/tanggapan-bos-google-soal-video-innocent-of-muslims</guid><pubDate>Jum'at 28 September 2012 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Gesit Prayogi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/28/55/696312/j6s2xTCNXL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">YouTube</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/28/55/696312/j6s2xTCNXL.jpg</image><title>YouTube</title></images><description>CALIFORNIA &amp;ndash; Google Executive Chairman Eric Schmidt, mengomentari bahwa seharusnya sejumlah permintaan untuk menghapus video Innocent of Muslim dari YouTube dilakukan dengan cara-cara yang tepat.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui Google yang merupakan usaha induk dari situs berbagi video itu telah memblokir akses ke &quot;Innocent of Muslims&quot; di sejumlah negara, termasuk Indonesia, India, Mesir, dan Arab Saudi.
&amp;nbsp;
&quot;Google telah memahami masalah ini dengan baik, dan kami percaya bahwa &amp;lsquo;bad speech is more speech&amp;rsquo;,&quot; katanya.
Namun Schmidt menekankan bahwa video tersebut masih sangat mungkin diunggah dengan mudah, sehingga video tersebut masih dapat diakases di banyak negara.
&amp;nbsp;
&quot;Google memiliki pandangan yang sangat jelas mengenai hal ini. Kami jelas tidak mendukung penggunaan video untuk menyulut kekerasan atau apapun jadi jawaban terbaik untuk itu adalah berbicara lebih, bukan sebaliknya,&quot; kata Schmidt seperti dilansir dari GadgetNdtv, Jumat (28/9/2012).
&amp;nbsp;
Sekadar informasi, Pakistan dan Sudan memilih memblokir sendiri akses ke video &quot;Innocent of Muslim&quot; ketimbang menunggu langkah dari Google untuk menandasakan video tersebut. &quot; Ada di sejumlah negara di mana kami harus benar-benar memblokir akses ke video itu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>CALIFORNIA &amp;ndash; Google Executive Chairman Eric Schmidt, mengomentari bahwa seharusnya sejumlah permintaan untuk menghapus video Innocent of Muslim dari YouTube dilakukan dengan cara-cara yang tepat.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui Google yang merupakan usaha induk dari situs berbagi video itu telah memblokir akses ke &quot;Innocent of Muslims&quot; di sejumlah negara, termasuk Indonesia, India, Mesir, dan Arab Saudi.
&amp;nbsp;
&quot;Google telah memahami masalah ini dengan baik, dan kami percaya bahwa &amp;lsquo;bad speech is more speech&amp;rsquo;,&quot; katanya.
Namun Schmidt menekankan bahwa video tersebut masih sangat mungkin diunggah dengan mudah, sehingga video tersebut masih dapat diakases di banyak negara.
&amp;nbsp;
&quot;Google memiliki pandangan yang sangat jelas mengenai hal ini. Kami jelas tidak mendukung penggunaan video untuk menyulut kekerasan atau apapun jadi jawaban terbaik untuk itu adalah berbicara lebih, bukan sebaliknya,&quot; kata Schmidt seperti dilansir dari GadgetNdtv, Jumat (28/9/2012).
&amp;nbsp;
Sekadar informasi, Pakistan dan Sudan memilih memblokir sendiri akses ke video &quot;Innocent of Muslim&quot; ketimbang menunggu langkah dari Google untuk menandasakan video tersebut. &quot; Ada di sejumlah negara di mana kami harus benar-benar memblokir akses ke video itu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
