<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hacker Bobol 8,24 Juta Email dari Game Online</title><description>Hacker telah mempublikasikan 8,24 juta alamat email dan password pengguna game online, Gamigo.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/07/25/55/668277/hacker-bobol-8-24-juta-email-dari-game-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/07/25/55/668277/hacker-bobol-8-24-juta-email-dari-game-online"/><item><title>Hacker Bobol 8,24 Juta Email dari Game Online</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/07/25/55/668277/hacker-bobol-8-24-juta-email-dari-game-online</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/07/25/55/668277/hacker-bobol-8-24-juta-email-dari-game-online</guid><pubDate>Rabu 25 Juli 2012 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Librianty</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/25/55/668277/zDZqCyLcUu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Mashable)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/25/55/668277/zDZqCyLcUu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Mashable)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


CALIFORNIA - Hacker telah mempublikasikan 8,24 juta alamat email dan password pengguna game online, Gamigo. Kebocoran itu dideteksi oleh layanan keamanan data PwnedList, yang bertugas mengingatkan orang jika informasi pribadi mereka mengalami gangguan.
&amp;nbsp;
Pendiri layanan&amp;nbsp; itu, Steve Thomas mengatakan pada Forbes bahwa pihaknya kejadian itu memunculkan kekhawatiran yang luar biasa. &quot;Ini kebocoran terbesar yang pernah saya benar-benar lihat . Ketika pelanggaran ini terjadi, data tidak dirilis, sehingga tidak menjadi perhatian besar. Tpi saat ini, delapan juta alamat email dan password dipublikasikan di internet. Data nyata yang bisa dilihat semua hacker,&quot; tutur Thomas, seperti dilansir dari Foxnews, Rabu (25/7/2012).
&amp;nbsp;
Bocornya 8,24 juta informasi pribadi pengguna merupakan masalah keamanan yag sangat besar bagi Gamigo, meskipun jumlahnya masih jauh dibandingkan yang pernah diamali Sony Playstation.
&amp;nbsp;
&quot;Dalam konteks ini, pelanggaran keamanan juga pernah dialami Sony Playstation dengan sebanyak 77 juta akun email dan data pribadi lainnya telah dicuri,&quot; kata CEO Tenable Network Security Ron Gula.
&amp;nbsp;
Namun, pelanggaran data di Gamigo merupakan insiden paling besar yang terjadi tahun ini karena melampaui lebih dari 6 juta alamat email yang dicuri dari LinkedIn pada Juni lalu. Pencurian alamat email dan password, kata Gula, merupakan langkah pertama menyusuri jalan untuk melakukan pencurian identitas.
&amp;nbsp;
&quot;Hacker yang mencuri sejumlah besar email dan password menggunakan data itu untuk melakukan banyak hal, termasuk pencurian identitas, pencurian uang melalui perbankan online dan mendapatkan akses ke kartu kredit seseorang,&quot; jelas Gula.
&amp;nbsp;
Karena itu Gula menyarankan, untuk menghindari penggunaan password yang sama di situs-situs online dalam melakukan kegiatan perbankan dan e-commerce. &quot;Pengguna yang memanfaatkan akun email berbeda untuk layanan berbeda bisa mempersulit seorang hacker yang menargetkan mereka,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


CALIFORNIA - Hacker telah mempublikasikan 8,24 juta alamat email dan password pengguna game online, Gamigo. Kebocoran itu dideteksi oleh layanan keamanan data PwnedList, yang bertugas mengingatkan orang jika informasi pribadi mereka mengalami gangguan.
&amp;nbsp;
Pendiri layanan&amp;nbsp; itu, Steve Thomas mengatakan pada Forbes bahwa pihaknya kejadian itu memunculkan kekhawatiran yang luar biasa. &quot;Ini kebocoran terbesar yang pernah saya benar-benar lihat . Ketika pelanggaran ini terjadi, data tidak dirilis, sehingga tidak menjadi perhatian besar. Tpi saat ini, delapan juta alamat email dan password dipublikasikan di internet. Data nyata yang bisa dilihat semua hacker,&quot; tutur Thomas, seperti dilansir dari Foxnews, Rabu (25/7/2012).
&amp;nbsp;
Bocornya 8,24 juta informasi pribadi pengguna merupakan masalah keamanan yag sangat besar bagi Gamigo, meskipun jumlahnya masih jauh dibandingkan yang pernah diamali Sony Playstation.
&amp;nbsp;
&quot;Dalam konteks ini, pelanggaran keamanan juga pernah dialami Sony Playstation dengan sebanyak 77 juta akun email dan data pribadi lainnya telah dicuri,&quot; kata CEO Tenable Network Security Ron Gula.
&amp;nbsp;
Namun, pelanggaran data di Gamigo merupakan insiden paling besar yang terjadi tahun ini karena melampaui lebih dari 6 juta alamat email yang dicuri dari LinkedIn pada Juni lalu. Pencurian alamat email dan password, kata Gula, merupakan langkah pertama menyusuri jalan untuk melakukan pencurian identitas.
&amp;nbsp;
&quot;Hacker yang mencuri sejumlah besar email dan password menggunakan data itu untuk melakukan banyak hal, termasuk pencurian identitas, pencurian uang melalui perbankan online dan mendapatkan akses ke kartu kredit seseorang,&quot; jelas Gula.
&amp;nbsp;
Karena itu Gula menyarankan, untuk menghindari penggunaan password yang sama di situs-situs online dalam melakukan kegiatan perbankan dan e-commerce. &quot;Pengguna yang memanfaatkan akun email berbeda untuk layanan berbeda bisa mempersulit seorang hacker yang menargetkan mereka,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
