<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Regulator Persaingan Inggris Investigasi Kesepakatan Facebook-Instagram</title><description>Office of Fair Trading (OFT)&amp;nbsp; menyelidiki tawaran pembelian Instagram oleh Facebook senilai USD1 miliar atau sekira Rp 9 triliun.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/06/23/55/652535/regulator-persaingan-inggris-investigasi-kesepakatan-facebook-instagram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/06/23/55/652535/regulator-persaingan-inggris-investigasi-kesepakatan-facebook-instagram"/><item><title>Regulator Persaingan Inggris Investigasi Kesepakatan Facebook-Instagram</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/06/23/55/652535/regulator-persaingan-inggris-investigasi-kesepakatan-facebook-instagram</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/06/23/55/652535/regulator-persaingan-inggris-investigasi-kesepakatan-facebook-instagram</guid><pubDate>Sabtu 23 Juni 2012 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Librianty</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/23/55/652535/tCJbR0M0Wp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/23/55/652535/tCJbR0M0Wp.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


LONDON - Office of Fair Trading (OFT)&amp;nbsp; menyelidiki tawaran pembelian Instagram oleh Facebook senilai USD1 miliar atau sekira Rp 9 triliun. Penyelidikan itu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan kesepakatan raksasa jejaring sosial dengan Instagram akan menghambat perkembangan aplikasi foto lainnnya.
&amp;nbsp;
Dilansir dari Tech Radar, Sabtu (23/6/2012), regulator persaingan Inggris itu telah meminta komentar dari kedua belah pihak dan memberikan waktu hingga 5 Juli untuk merespon. Sedangkan keputusannya diharapkan akan dikeluarkan pada 23 Agustus.
&amp;nbsp;
Jika tidak bisa membuktikan adanya kemungkinan efek negatif dari kesepakatan kedua perusahaan, maka komisi akan menyetujui kesepakatan tersebut. Tapi jika yang terbukti adalah sebaliknya, maka akan dirujuk ke Competition Commision Inggris.
&amp;nbsp;
Penyelidikan yang dilakukan OFT itu mengikuti langkah yang juga dilakukan di Amerika Serikat (AS) oleh FTC (Federal Trade Commision), karena kemungkinan kesepakatan itu akan menimbulkan masalah yang lebih besar untuk ambisi Facebook.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Guardian, Facebook mengatakan dalam sebuah pernyataan, &amp;ldquo;Kami akan terus bekerjasama dengan OFT dan berharap untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
OFT memiliki kewenangan berdasarkan Enterprise Act 2002 jika dua atau lebih perusahaan bergabung dengan omset tahunan di Inggris lebih dari 70 juta pounsterling atau memilki pasar sebesar 25 persen di Inggris. Sementara itu, Facebook belum merilis data seberapa besar pendapatan perusahaan itu di Negeri Ratu Elizabeth.
&amp;nbsp;
Facebook mengumumkan kesepakatan dengan Instagram pada April tahun ini, dengan rencana akan mengintegrasikan teknologi Instagram. Kesepakatan itu juga sekaligus untuk menjaga aplikasi populer di iPhone dan Android itu tetap sebagai entitas mandiri.
&amp;nbsp;
Pembelian Instagram oleh Facebook memang menyedot perhatian. Bahkan pembelian Instagram senilai Rp9 triliun secara tunai dan saham ini, disebut sebagai salah satu akuisisi teknologi terbesar tahun ini.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


LONDON - Office of Fair Trading (OFT)&amp;nbsp; menyelidiki tawaran pembelian Instagram oleh Facebook senilai USD1 miliar atau sekira Rp 9 triliun. Penyelidikan itu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan kesepakatan raksasa jejaring sosial dengan Instagram akan menghambat perkembangan aplikasi foto lainnnya.
&amp;nbsp;
Dilansir dari Tech Radar, Sabtu (23/6/2012), regulator persaingan Inggris itu telah meminta komentar dari kedua belah pihak dan memberikan waktu hingga 5 Juli untuk merespon. Sedangkan keputusannya diharapkan akan dikeluarkan pada 23 Agustus.
&amp;nbsp;
Jika tidak bisa membuktikan adanya kemungkinan efek negatif dari kesepakatan kedua perusahaan, maka komisi akan menyetujui kesepakatan tersebut. Tapi jika yang terbukti adalah sebaliknya, maka akan dirujuk ke Competition Commision Inggris.
&amp;nbsp;
Penyelidikan yang dilakukan OFT itu mengikuti langkah yang juga dilakukan di Amerika Serikat (AS) oleh FTC (Federal Trade Commision), karena kemungkinan kesepakatan itu akan menimbulkan masalah yang lebih besar untuk ambisi Facebook.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Guardian, Facebook mengatakan dalam sebuah pernyataan, &amp;ldquo;Kami akan terus bekerjasama dengan OFT dan berharap untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
OFT memiliki kewenangan berdasarkan Enterprise Act 2002 jika dua atau lebih perusahaan bergabung dengan omset tahunan di Inggris lebih dari 70 juta pounsterling atau memilki pasar sebesar 25 persen di Inggris. Sementara itu, Facebook belum merilis data seberapa besar pendapatan perusahaan itu di Negeri Ratu Elizabeth.
&amp;nbsp;
Facebook mengumumkan kesepakatan dengan Instagram pada April tahun ini, dengan rencana akan mengintegrasikan teknologi Instagram. Kesepakatan itu juga sekaligus untuk menjaga aplikasi populer di iPhone dan Android itu tetap sebagai entitas mandiri.
&amp;nbsp;
Pembelian Instagram oleh Facebook memang menyedot perhatian. Bahkan pembelian Instagram senilai Rp9 triliun secara tunai dan saham ini, disebut sebagai salah satu akuisisi teknologi terbesar tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
