<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes Polri: Kematian Ongen wajar</title><description>Mabes Polri sampai saat ini belum melakukan penyelidikan terhadap kematian saksi kunci kasus aktivis HAM, Munir,&amp;nbsp; Raymond 'Ongen' Latuihamalo (56).</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/05/04/437/624062/mabes-polri-kematian-ongen-wajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/05/04/437/624062/mabes-polri-kematian-ongen-wajar"/><item><title>Mabes Polri: Kematian Ongen wajar</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/05/04/437/624062/mabes-polri-kematian-ongen-wajar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/05/04/437/624062/mabes-polri-kematian-ongen-wajar</guid><pubDate>Jum'at 04 Mei 2012 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Slamet Riadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/04/437/624062/EPq52Z5Ags.jpg" expression="full" type="image/jpeg">dok.Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/04/437/624062/EPq52Z5Ags.jpg</image><title>dok.Okezone</title></images><description>Sindonews.com - Mabes Polri sampai saat ini belum melakukan penyelidikan terhadap kematian saksi kunci kasus aktivis HAM, Munir,&amp;nbsp; Raymond 'Ongen' Latuihamalo (56).Sebab,&amp;nbsp; Ongen diyakini meninggal lantaran serangan jantung. Begitu pula dengan keluarga Ongen, mereka menganggap kematian itu wajar. &quot;Pihak keluarga mengetahui itu sebagai proses yang alami dan wajar. Kita doakan supaya yang bersangkutan dapat diterima di sisi Tuhan yang kuasa,&quot; kata Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar&amp;nbsp; di Mabes Polri Jakarta, Jumat (4/5/2012).Menurut Boy, keluarga lebih mengetahui secara persis terkait meninggalnya Ongen. Sehingga, informasi dari keluarga lebih akurat ketimbang spekulasi yang berkembang di luar. &quot;Tentu nanti silakan kepada keluargalah ya, yang lebih tepat. Tentu keluarga pasti memahami secara persis,&quot; ujarnya.Namun demikian, pihak Polri mempersilakan keluarga Ongen jika kematian itu dianggap tidak wajar. Pihak keluarga dapat berkordinasi dengan petugas aparat penegak hukum. &quot;Kalau&amp;nbsp; ada hal-hal yang dirasakan adanya suatu kejanggalan tentu dapat dilakukan suatu komunikasi dengan petugas, untuk melakukan langkah-langkah penyelidikan,&quot; tukasnya.(lin)</description><content:encoded>Sindonews.com - Mabes Polri sampai saat ini belum melakukan penyelidikan terhadap kematian saksi kunci kasus aktivis HAM, Munir,&amp;nbsp; Raymond 'Ongen' Latuihamalo (56).Sebab,&amp;nbsp; Ongen diyakini meninggal lantaran serangan jantung. Begitu pula dengan keluarga Ongen, mereka menganggap kematian itu wajar. &quot;Pihak keluarga mengetahui itu sebagai proses yang alami dan wajar. Kita doakan supaya yang bersangkutan dapat diterima di sisi Tuhan yang kuasa,&quot; kata Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar&amp;nbsp; di Mabes Polri Jakarta, Jumat (4/5/2012).Menurut Boy, keluarga lebih mengetahui secara persis terkait meninggalnya Ongen. Sehingga, informasi dari keluarga lebih akurat ketimbang spekulasi yang berkembang di luar. &quot;Tentu nanti silakan kepada keluargalah ya, yang lebih tepat. Tentu keluarga pasti memahami secara persis,&quot; ujarnya.Namun demikian, pihak Polri mempersilakan keluarga Ongen jika kematian itu dianggap tidak wajar. Pihak keluarga dapat berkordinasi dengan petugas aparat penegak hukum. &quot;Kalau&amp;nbsp; ada hal-hal yang dirasakan adanya suatu kejanggalan tentu dapat dilakukan suatu komunikasi dengan petugas, untuk melakukan langkah-langkah penyelidikan,&quot; tukasnya.(lin)</content:encoded></item></channel></rss>
