<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepercayaan Diri Jadi Kendala Adopsi Teknologi Baru</title><description>Perkembangan teknologi membuat data center tidak lagi harus berbentuk  fisik. Kini setiap perusahaan bisa mengalihkan data centernya menjadi  bentuk virtual yang lebih mudah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/03/08/324/589584/kepercayaan-diri-jadi-kendala-adopsi-teknologi-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/03/08/324/589584/kepercayaan-diri-jadi-kendala-adopsi-teknologi-baru"/><item><title>Kepercayaan Diri Jadi Kendala Adopsi Teknologi Baru</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/03/08/324/589584/kepercayaan-diri-jadi-kendala-adopsi-teknologi-baru</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/03/08/324/589584/kepercayaan-diri-jadi-kendala-adopsi-teknologi-baru</guid><pubDate>Kamis 08 Maret 2012 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Yoga Hastyadi Widiartanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/08/324/589584/S9ays7Dw6D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/08/324/589584/S9ays7Dw6D.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perkembangan teknologi membuat data center tidak lagi harus berbentuk fisik. Kini setiap perusahaan bisa mengalihkan data centernya menjadi bentuk virtual yang lebih mudah dibangun, namun bukan berarti tidak ada kendala. &quot;Kendala di Indonesia itu sama seperti memperkenalkan teknologi baru. Misalnya orang-orang lebih suka server fisik ketimbang virtual, kemudian alasan keamanannya,&quot; terang Andreas Kagawa, Country Manager VMware Indonesia, di hotel Shangri-La, Kamis (8/3/2012).Menurutnya, konsep virtualisasi adalah membuat&amp;nbsp; aplikasi dan sistem operasi ke dalam bentuk file sehingga ketika membangun suatu usaha baru tidak perlu membangun server fisik lagi, hanya tinggal menggandakan file saja.Andreas mengibaratkan, ketika kita mempunyai suatu data,kita akan cenderung ingin membangun rumah untuk menempatkan data tersebut. Pasalnya dengan membangun rumah, data akan ada di tempat kita sendiri, aman, dan tidak terbagi-bagi dengan yang lain. &quot;Karena itu kami juga menekankan keamanan data. Sekarang, bukan teknologinya yang jadi masalah, tapi lebih pada faktor confidence untuk mencoba,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perkembangan teknologi membuat data center tidak lagi harus berbentuk fisik. Kini setiap perusahaan bisa mengalihkan data centernya menjadi bentuk virtual yang lebih mudah dibangun, namun bukan berarti tidak ada kendala. &quot;Kendala di Indonesia itu sama seperti memperkenalkan teknologi baru. Misalnya orang-orang lebih suka server fisik ketimbang virtual, kemudian alasan keamanannya,&quot; terang Andreas Kagawa, Country Manager VMware Indonesia, di hotel Shangri-La, Kamis (8/3/2012).Menurutnya, konsep virtualisasi adalah membuat&amp;nbsp; aplikasi dan sistem operasi ke dalam bentuk file sehingga ketika membangun suatu usaha baru tidak perlu membangun server fisik lagi, hanya tinggal menggandakan file saja.Andreas mengibaratkan, ketika kita mempunyai suatu data,kita akan cenderung ingin membangun rumah untuk menempatkan data tersebut. Pasalnya dengan membangun rumah, data akan ada di tempat kita sendiri, aman, dan tidak terbagi-bagi dengan yang lain. &quot;Karena itu kami juga menekankan keamanan data. Sekarang, bukan teknologinya yang jadi masalah, tapi lebih pada faktor confidence untuk mencoba,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
