<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangga Penghuni Tanah Terdalam Ditemukan</title><description>Hewan yang hidup di tempat sekira hampir 2 kilometer di bawah permukaan  tanah ditemukan di gua&amp;nbsp; Krubera -Voronja dan hidup dari memakan jamur serta bahan-bahan lain yang  membusuk.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/02/23/56/580898/serangga-penghuni-tanah-terdalam-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/02/23/56/580898/serangga-penghuni-tanah-terdalam-ditemukan"/><item><title>Serangga Penghuni Tanah Terdalam Ditemukan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/02/23/56/580898/serangga-penghuni-tanah-terdalam-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/02/23/56/580898/serangga-penghuni-tanah-terdalam-ditemukan</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2012 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Yoga Hastyadi Widiartanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/23/56/580898/e5CfJ2YI3t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plutomurus orotobalaganensis (foto: new scientist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/23/56/580898/e5CfJ2YI3t.jpg</image><title>Plutomurus orotobalaganensis (foto: new scientist)</title></images><description>SUKHUMI - Hewan yang hidup di tempat sekira hampir 2 kilometer di bawah permukaan tanah ditemukan di gua&amp;nbsp; Krubera -Voronja. Hewan itu merupakan keluarga arthropoda yang hidup dari memakan jamur dan bahan-bahan lain yang membusuk.Bernama latin Plutomurus orotobalaganensis, peneliti menemukannya di kedalaman 1980 meter&amp;nbsp; di bawah permukaan tanah. Selain itu, mereka juga&amp;nbsp; menemukan tiga spesies baru yang berkeliaran di dalam gua, yaitu Anurida stereoodorata, Deuteraphorura kruberaensis dan Schaefferia profundissima.Keempat spesies tersebut telah diklasifikasikan sebagai springtails (Collembola), yaitu sejenis serangga primitif yang tidak memiliki sayap. Keempatnya hidup di lingkungan yang gelap total dan tidak mempunyai mata.Hewan-hewan itu ditemukan oleh Ana Sofia Reboleira dari Universitas Aveiro, Portugal, dan Alberto Sendra dari Museum Sejarah Alam Valencia, Spanyol. Mereka menjelajahi gua Krubera-Voronja sebagai bagian dari ekspedisi 2010 yang dipimpin oleh tim CaveX Ibero-Rusia.Penemuan spesies hidup jauh di bawah tanah dalam kegelapan total memberikan wawasan baru ke dalam kondisi ekstrim di mana hewan dapat bertahan hidup. Demikian diwartakan New Scientist, Kamis (23/2/2012).Sebelum penemuan ini, springtails hanya ditemukan setengah kilometer di bawah tanah. Pada 1986 silam, ditemukan Ongulonychiurus colpus yang tinggal 550 meter di bagian bawah sebuah gua di Spanyol, dan tahun lalu, Veles Tritomurus ditemukan di kedalaman 430 meter di gua-gua di Kroasia.</description><content:encoded>SUKHUMI - Hewan yang hidup di tempat sekira hampir 2 kilometer di bawah permukaan tanah ditemukan di gua&amp;nbsp; Krubera -Voronja. Hewan itu merupakan keluarga arthropoda yang hidup dari memakan jamur dan bahan-bahan lain yang membusuk.Bernama latin Plutomurus orotobalaganensis, peneliti menemukannya di kedalaman 1980 meter&amp;nbsp; di bawah permukaan tanah. Selain itu, mereka juga&amp;nbsp; menemukan tiga spesies baru yang berkeliaran di dalam gua, yaitu Anurida stereoodorata, Deuteraphorura kruberaensis dan Schaefferia profundissima.Keempat spesies tersebut telah diklasifikasikan sebagai springtails (Collembola), yaitu sejenis serangga primitif yang tidak memiliki sayap. Keempatnya hidup di lingkungan yang gelap total dan tidak mempunyai mata.Hewan-hewan itu ditemukan oleh Ana Sofia Reboleira dari Universitas Aveiro, Portugal, dan Alberto Sendra dari Museum Sejarah Alam Valencia, Spanyol. Mereka menjelajahi gua Krubera-Voronja sebagai bagian dari ekspedisi 2010 yang dipimpin oleh tim CaveX Ibero-Rusia.Penemuan spesies hidup jauh di bawah tanah dalam kegelapan total memberikan wawasan baru ke dalam kondisi ekstrim di mana hewan dapat bertahan hidup. Demikian diwartakan New Scientist, Kamis (23/2/2012).Sebelum penemuan ini, springtails hanya ditemukan setengah kilometer di bawah tanah. Pada 1986 silam, ditemukan Ongulonychiurus colpus yang tinggal 550 meter di bagian bawah sebuah gua di Spanyol, dan tahun lalu, Veles Tritomurus ditemukan di kedalaman 430 meter di gua-gua di Kroasia.</content:encoded></item></channel></rss>
