<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depok pesimistis e-KTP selesai April  </title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pesimistis dapat menyelesaikan  pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), sesuai  intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tepat waktu, pada  April 2012.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/31/437/566950/depok-pesimistis-e-ktp-selesai-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/31/437/566950/depok-pesimistis-e-ktp-selesai-april"/><item><title>Depok pesimistis e-KTP selesai April  </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/31/437/566950/depok-pesimistis-e-ktp-selesai-april</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/31/437/566950/depok-pesimistis-e-ktp-selesai-april</guid><pubDate>Selasa 31 Januari 2012 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani (Okezone)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/31/437/566950/ZL1rH9SiSQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembuatan e-KTP (dok:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/31/437/566950/ZL1rH9SiSQ.jpg</image><title>Pembuatan e-KTP (dok:Okezone)</title></images><description>Sindonews.com &amp;ndash; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pesimistis dapat menyelesaikan pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tepat waktu, pada April 2012. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok Mulyamto. &quot;Kami tidak yakin dapat menyelesaikan program e-KTP pada April 2012,&quot; katanya kepada wartawan di Balai Kota Depok, Selasa (31/01/12).&amp;nbsp;Mulyamto mengaku, Pemkot Depok tidak dapat menyelesaikan pendataan seperti yang diinginkan Kemendagri. Tidak cukup lengkapnya alat perekam data menjadi kendala utama tidak selesainya pembuatan e-KTP tepat waktu. &quot;Kita juga sudah berusaha mengajukan peminjaman alat, tapi sampai sekarang alat tersebut belum juga datang,&quot; ungkapnya. &amp;nbsp;Ditambahkan, baru 274 ribu orang yang terlayani program e-KTP. Sedangkan sisanya, belum bisa terlayani secara maksimal. &quot;Kita masih terus melakukan perbaikan untuk mensukseskan pelayanan e-KTP, totalnya hanya 1,3 juta,&quot; jelas Mulyamto. &amp;nbsp;Rencananya, Pemkot Depok akan membeli alat perekam indentitas sendiri, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012. Namun, proses pembelian alat perekam tersebut masih membutuhkan waktu lama. &quot;Itu pun belum tentu&amp;nbsp; barang yang kita pesan langsung ada. Sampai saat ini, saya belum mengetahui apakah alat yang kita pesan ada,&quot; tegasnya. &amp;nbsp;Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan, Pemkot Depok berkomitmen menyukseskan e-KTP dengan membeli alat perekam indentitas sendiri. Dengan menggunakan APBD Depok.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&quot;Pemkot Depok berkomitmen untuk menyukseskan pelayanan e-KTP di setiap kelurahan dengan membeli alat sendiri. Sumber dana pembelian tersebut diambil dari APBD. Harapannya, warga Depok bisa membuat KTP di kelurahan masing-masing. Kita akan membeli alat perekam sendiri, saat ini masih proses tender,&quot; terangnya. (san)</description><content:encoded>Sindonews.com &amp;ndash; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pesimistis dapat menyelesaikan pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tepat waktu, pada April 2012. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok Mulyamto. &quot;Kami tidak yakin dapat menyelesaikan program e-KTP pada April 2012,&quot; katanya kepada wartawan di Balai Kota Depok, Selasa (31/01/12).&amp;nbsp;Mulyamto mengaku, Pemkot Depok tidak dapat menyelesaikan pendataan seperti yang diinginkan Kemendagri. Tidak cukup lengkapnya alat perekam data menjadi kendala utama tidak selesainya pembuatan e-KTP tepat waktu. &quot;Kita juga sudah berusaha mengajukan peminjaman alat, tapi sampai sekarang alat tersebut belum juga datang,&quot; ungkapnya. &amp;nbsp;Ditambahkan, baru 274 ribu orang yang terlayani program e-KTP. Sedangkan sisanya, belum bisa terlayani secara maksimal. &quot;Kita masih terus melakukan perbaikan untuk mensukseskan pelayanan e-KTP, totalnya hanya 1,3 juta,&quot; jelas Mulyamto. &amp;nbsp;Rencananya, Pemkot Depok akan membeli alat perekam indentitas sendiri, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012. Namun, proses pembelian alat perekam tersebut masih membutuhkan waktu lama. &quot;Itu pun belum tentu&amp;nbsp; barang yang kita pesan langsung ada. Sampai saat ini, saya belum mengetahui apakah alat yang kita pesan ada,&quot; tegasnya. &amp;nbsp;Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan, Pemkot Depok berkomitmen menyukseskan e-KTP dengan membeli alat perekam indentitas sendiri. Dengan menggunakan APBD Depok.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&quot;Pemkot Depok berkomitmen untuk menyukseskan pelayanan e-KTP di setiap kelurahan dengan membeli alat sendiri. Sumber dana pembelian tersebut diambil dari APBD. Harapannya, warga Depok bisa membuat KTP di kelurahan masing-masing. Kita akan membeli alat perekam sendiri, saat ini masih proses tender,&quot; terangnya. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
