<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suryadharma: GKI Yasmin tangung jawab Wali Kota</title><description>Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, kisruh rumah ibadah GKI Yasmin di Bogor bukan kewenangannya. Tapi Wali Kota Bogor. </description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/25/437/563137/suryadharma-gki-yasmin-tangung-jawab-wali-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/25/437/563137/suryadharma-gki-yasmin-tangung-jawab-wali-kota"/><item><title>Suryadharma: GKI Yasmin tangung jawab Wali Kota</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/25/437/563137/suryadharma-gki-yasmin-tangung-jawab-wali-kota</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/25/437/563137/suryadharma-gki-yasmin-tangung-jawab-wali-kota</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2012 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rico Afrido</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/25/437/563137/L9ttQQq58X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Suryadharma Ali</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/25/437/563137/L9ttQQq58X.jpg</image><title>Menteri Agama Suryadharma Ali</title></images><description>Sindonews.com - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, kisruh rumah ibadah GKI Yasmin di Bogor bukan kewenangannya. Tapi Wali Kota Bogor. &quot;Soal gereja Yasmin, ini banyak yang salah paham. Menggeneralisir urusan Menteri Agama. Padahal, urusan GKI Yasmin ini urusan Wali Kota Bogor,&quot; ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2012).Ditambahkan dia, masalah GKI Yasmin bukanlah urusan agama atau urusan antar agama. &quot;Beda sama Syiah-Suni di Sampang,&quot; terangnya.Masalah GKI Yasmin, kata dia, adalah urusan kepatuhan panitia pembangunan berkaitan dengan persyaratan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). &quot;IMB ini urusannya,&quot; tambahnya.Ini artinya, sambung dia, ada perselisihan hukum. Jadi, kata dia, harus diselesaikan secara hukum. &quot;Yang kedua, masalah IMB urusannya wali kota. Bukan urusan Menteri Agama. Kalau saya ikut campur masalah IMB, saya bisa diketawain oleh wali kota,&quot; jelasnya.Kalau memang ada persoalan di wali kota, kata dia, Gubernur Jawa Barat selaku atasan wali kota bisa turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. &quot;Kalau Gubernur tak mampu mengatasi juga, Mendagri yang turun tangan. Bukan Menteri Agama,&quot; sambungnya.Menanggapi aksi anarkis yang seringkali terjadi pada masalah ini, dia mengaku tak membenarkan adanya sikap anarkis dari salah satu kelompok.&quot;Kalau anarkis, dengan alasan apapun tak bisa diterima. Kita minta semua pihak bisa menjaga kondisi yang kondusif,&quot; bebernya. Dia pun meminta agar semua pihak tidak memancing kemarahan kelompok agama lainnya.&quot;Semua pihak harus menjaga kerukunan. Yang Islam menjaga, yang Kristen menjaga,&quot; pintanya. Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah dua kali melakukan dialog.&quot;Kita harus berunding, bermusyawarah. Nah kalau mau berunding dan bermusyawarah yang baik, itu harus ada yang mengalah, tak bisa masing-masing masih pada pendiriannya,&quot; jelasnya. (san)</description><content:encoded>Sindonews.com - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, kisruh rumah ibadah GKI Yasmin di Bogor bukan kewenangannya. Tapi Wali Kota Bogor. &quot;Soal gereja Yasmin, ini banyak yang salah paham. Menggeneralisir urusan Menteri Agama. Padahal, urusan GKI Yasmin ini urusan Wali Kota Bogor,&quot; ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2012).Ditambahkan dia, masalah GKI Yasmin bukanlah urusan agama atau urusan antar agama. &quot;Beda sama Syiah-Suni di Sampang,&quot; terangnya.Masalah GKI Yasmin, kata dia, adalah urusan kepatuhan panitia pembangunan berkaitan dengan persyaratan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). &quot;IMB ini urusannya,&quot; tambahnya.Ini artinya, sambung dia, ada perselisihan hukum. Jadi, kata dia, harus diselesaikan secara hukum. &quot;Yang kedua, masalah IMB urusannya wali kota. Bukan urusan Menteri Agama. Kalau saya ikut campur masalah IMB, saya bisa diketawain oleh wali kota,&quot; jelasnya.Kalau memang ada persoalan di wali kota, kata dia, Gubernur Jawa Barat selaku atasan wali kota bisa turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. &quot;Kalau Gubernur tak mampu mengatasi juga, Mendagri yang turun tangan. Bukan Menteri Agama,&quot; sambungnya.Menanggapi aksi anarkis yang seringkali terjadi pada masalah ini, dia mengaku tak membenarkan adanya sikap anarkis dari salah satu kelompok.&quot;Kalau anarkis, dengan alasan apapun tak bisa diterima. Kita minta semua pihak bisa menjaga kondisi yang kondusif,&quot; bebernya. Dia pun meminta agar semua pihak tidak memancing kemarahan kelompok agama lainnya.&quot;Semua pihak harus menjaga kerukunan. Yang Islam menjaga, yang Kristen menjaga,&quot; pintanya. Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah dua kali melakukan dialog.&quot;Kita harus berunding, bermusyawarah. Nah kalau mau berunding dan bermusyawarah yang baik, itu harus ada yang mengalah, tak bisa masing-masing masih pada pendiriannya,&quot; jelasnya. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
