<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi bentuk tim khusus curanmor bersenpi</title><description>Menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di  Depok, Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi langsung membentuk tim khusus.  Tim tersebut berfungsi untuk memburu para pelaku curanmor yang makin  menggila menggunakan senjata api (senpi).&amp;nbsp; </description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/19/437/560051/polisi-bentuk-tim-khusus-curanmor-bersenpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/19/437/560051/polisi-bentuk-tim-khusus-curanmor-bersenpi"/><item><title>Polisi bentuk tim khusus curanmor bersenpi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/19/437/560051/polisi-bentuk-tim-khusus-curanmor-bersenpi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/19/437/560051/polisi-bentuk-tim-khusus-curanmor-bersenpi</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2012 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani (Okezone)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/19/437/560051/Rf4kHOg9AB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istemewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/19/437/560051/Rf4kHOg9AB.jpg</image><title>Foto: Istemewa</title></images><description>Sindonews.com &amp;ndash; Menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Depok, Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi langsung membentuk tim khusus. Tim tersebut berfungsi untuk memburu para pelaku curanmor yang makin menggila menggunakan senjata api (senpi).&amp;nbsp;Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi hari ini mengatakan pihaknya membentuk tim khusus curanmor secara besar&amp;ndash;besaran. Mereka, kata dia, ditempatkan di zona merah untuk memburu para pelaku.&amp;ldquo;Kami sudah bentuk tim, kita berdoa saja makin banyak kami ungkap curanmor,&amp;rdquo; tegasnya, di Polres Depok, Jalan Margonda, Kamis (19/1/2012).Mulyadi menambahkan rata&amp;ndash;rata pelaku memang nekat membawa senpi. Namun ia meminta warga untuk lebih waspada dan jangan memancing peluang kejahatan.&amp;ldquo;Ada yang bawa senpi, tapi rata&amp;ndash;rata kasus yang kita ungkap mereka bawa kunci letter T, jangan memancing kejahatan, masyarakat harus gunakan kunci ganda,&amp;rdquo; ujarnya.Kepala Bagian Oprasi (Kabag ops) Polres Depok Kompol Suratno mengatakan pihaknya terus meningkatkan patroli dan mengubah cara bertindak. Selain warnet dan kost&amp;ndash;kostan, pihaknya juga fokus pada mini market.&amp;ldquo;Saat ini mini market juga jadi sasaran curanmor, patroli sih tetap hanya cara bertindaknya yang kita ubah, mini market harus siapkan pihak keamanan, alarm dan CCTV,&amp;rdquo; tutur Suratno. (wbs)&amp;nbsp;</description><content:encoded>Sindonews.com &amp;ndash; Menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Depok, Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi langsung membentuk tim khusus. Tim tersebut berfungsi untuk memburu para pelaku curanmor yang makin menggila menggunakan senjata api (senpi).&amp;nbsp;Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi hari ini mengatakan pihaknya membentuk tim khusus curanmor secara besar&amp;ndash;besaran. Mereka, kata dia, ditempatkan di zona merah untuk memburu para pelaku.&amp;ldquo;Kami sudah bentuk tim, kita berdoa saja makin banyak kami ungkap curanmor,&amp;rdquo; tegasnya, di Polres Depok, Jalan Margonda, Kamis (19/1/2012).Mulyadi menambahkan rata&amp;ndash;rata pelaku memang nekat membawa senpi. Namun ia meminta warga untuk lebih waspada dan jangan memancing peluang kejahatan.&amp;ldquo;Ada yang bawa senpi, tapi rata&amp;ndash;rata kasus yang kita ungkap mereka bawa kunci letter T, jangan memancing kejahatan, masyarakat harus gunakan kunci ganda,&amp;rdquo; ujarnya.Kepala Bagian Oprasi (Kabag ops) Polres Depok Kompol Suratno mengatakan pihaknya terus meningkatkan patroli dan mengubah cara bertindak. Selain warnet dan kost&amp;ndash;kostan, pihaknya juga fokus pada mini market.&amp;ldquo;Saat ini mini market juga jadi sasaran curanmor, patroli sih tetap hanya cara bertindaknya yang kita ubah, mini market harus siapkan pihak keamanan, alarm dan CCTV,&amp;rdquo; tutur Suratno. (wbs)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
