<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupert Murdoch  : Google Biangnya Pembajakan!</title><description>Setelah memakai akun Twitter-nya untuk melontarkan  kritik terhadap pemerintahan Obama. CEO News Corp ini melanjutkan mengatakan Google sebagai biang pembajakan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/16/55/557894/rupert-murdoch-google-biangnya-pembajakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/16/55/557894/rupert-murdoch-google-biangnya-pembajakan"/><item><title>Rupert Murdoch  : Google Biangnya Pembajakan!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/16/55/557894/rupert-murdoch-google-biangnya-pembajakan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2012/01/16/55/557894/rupert-murdoch-google-biangnya-pembajakan</guid><pubDate>Senin 16 Januari 2012 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Yoga Hastyadi Widiartanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/16/55/557894/74rJyse4nq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupert Murdoch (foto : Businessweek)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/16/55/557894/74rJyse4nq.jpg</image><title>Rupert Murdoch (foto : Businessweek)</title></images><description>NEW YORK - CEO News Corp Rupert Murdoch memakai akun Twitter-nya untuk melontarkan kritik terhadap pemerintahan Obama. Tidak berhenti di situ, taipan media ini selanjutnya mengatakan Google sebagai biang pembajakan.&quot;So Obama has thrown in his lot withSilicon Valley paymasters who threaten all software creators with piracy, plain thievery,&quot; tulisnya dalam tweet yang diposting dua minggu setelah dia bergabung dengan Twitter.Artinya kurang lebih Murdoch mengatakan, Obama lebih mendukung para bos di Silicon Valley yang mengancam semua pencipta perangkat lunak dengan pembajakan.Dilansir Reuters, Senin (16/1/2012), taipan media tersebut melanjutkannya dengan posting yang menyerang Google. Dia mengatakan raksasa mesin pencari itu sebagai biang pembajakan yang memberikan akses streaming film tanpa biaya.&quot;Piracy leader is Google who streams movies free, sells advts around them. No wonder pouring millions into lobbying,&quot; tulis Murdoch.Berkaitan dengan masalah pembajakan tersebut, para pejabat di Gedung Putih telah mengajukan beberapa elemen tentang Stop Online Piracy Act (SOPA), namun belum ada keputusan. Google dan Facebook telah mengatakan usulan mereka sebagai berat sebelah, sedangkan studio-studio Hollywood dan para label musik mengatakan undang-undang tersebut diperlukan untuk menyelamatkan Amerika Serikat dari pengangguran.</description><content:encoded>NEW YORK - CEO News Corp Rupert Murdoch memakai akun Twitter-nya untuk melontarkan kritik terhadap pemerintahan Obama. Tidak berhenti di situ, taipan media ini selanjutnya mengatakan Google sebagai biang pembajakan.&quot;So Obama has thrown in his lot withSilicon Valley paymasters who threaten all software creators with piracy, plain thievery,&quot; tulisnya dalam tweet yang diposting dua minggu setelah dia bergabung dengan Twitter.Artinya kurang lebih Murdoch mengatakan, Obama lebih mendukung para bos di Silicon Valley yang mengancam semua pencipta perangkat lunak dengan pembajakan.Dilansir Reuters, Senin (16/1/2012), taipan media tersebut melanjutkannya dengan posting yang menyerang Google. Dia mengatakan raksasa mesin pencari itu sebagai biang pembajakan yang memberikan akses streaming film tanpa biaya.&quot;Piracy leader is Google who streams movies free, sells advts around them. No wonder pouring millions into lobbying,&quot; tulis Murdoch.Berkaitan dengan masalah pembajakan tersebut, para pejabat di Gedung Putih telah mengajukan beberapa elemen tentang Stop Online Piracy Act (SOPA), namun belum ada keputusan. Google dan Facebook telah mengatakan usulan mereka sebagai berat sebelah, sedangkan studio-studio Hollywood dan para label musik mengatakan undang-undang tersebut diperlukan untuk menyelamatkan Amerika Serikat dari pengangguran.</content:encoded></item></channel></rss>
