<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spesies Tanaman Tak Harus Lagi Bahasa Latin</title><description>Selama ini penamaan untuk spesies baru selalu terhambat karena diminta untuk dideskripsikan dalam bahasa latin. Namun ara ahli botani sepakat untuk tidak memberikan deskripsi Latin.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/12/25/56/547009/spesies-tanaman-tak-harus-lagi-bahasa-latin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/12/25/56/547009/spesies-tanaman-tak-harus-lagi-bahasa-latin"/><item><title>Spesies Tanaman Tak Harus Lagi Bahasa Latin</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/12/25/56/547009/spesies-tanaman-tak-harus-lagi-bahasa-latin</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/12/25/56/547009/spesies-tanaman-tak-harus-lagi-bahasa-latin</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2011 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Susetyo Dwi Prihadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/25/56/547009/l9WKHJvcs1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/25/56/547009/l9WKHJvcs1.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Google)</title></images><description>LONDON - Selama ini penamaan untuk spesies baru selalu terhambat karena diminta untuk dideskripsikan dalam bahasa latin. Hal tersebut tidak akan terjadi lagi, sebab para ilmuwan sepakat tanaman spesies baru tidak lagi diklasifikasikan dalam bahasa latin.Para ahli botani sepakat untuk tidak lagi diminta memberikan deskripsi Latin untuk spesies baru. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mempercepat proses penamaan tanaman baru, karena dalam banyak kasus dikhawatirkan mereka mungkin mati sebelum diakui secara resmi.Dilansir melalui Daily Mail, Senin (26/12/2011), menulis deskripsi ilmiah Latin yang akurat dan tata bahasa yang benar memakan waktu yang rumit. Sebab zaman sudah berubah, karena para ilmuwan pada masa lampau masih benar-benar nyaman dengan bahasa latin.Aturan baru itu sendiri merupakan hasil konfrensi nomenklatur yang digelar bersama International Botanical Congress, Juli silam di Melbourne, Australia, dan mulai berlaku Januari 2012.&quot;Perubahan mendasar ini akan memudahkan penamaan dan penjelasan pada spesies baru,&quot; kata James S. Miller, Ph.D, dari The New York Botanical Garden.&amp;nbsp; Sistem penamaan dengan bahasa Latin sendiri baru dimulai sejak 1908. Namun pada tahun 1753, sistem penamaan binominal juga sudah digunakan di kalangan ahli botanical.</description><content:encoded>LONDON - Selama ini penamaan untuk spesies baru selalu terhambat karena diminta untuk dideskripsikan dalam bahasa latin. Hal tersebut tidak akan terjadi lagi, sebab para ilmuwan sepakat tanaman spesies baru tidak lagi diklasifikasikan dalam bahasa latin.Para ahli botani sepakat untuk tidak lagi diminta memberikan deskripsi Latin untuk spesies baru. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mempercepat proses penamaan tanaman baru, karena dalam banyak kasus dikhawatirkan mereka mungkin mati sebelum diakui secara resmi.Dilansir melalui Daily Mail, Senin (26/12/2011), menulis deskripsi ilmiah Latin yang akurat dan tata bahasa yang benar memakan waktu yang rumit. Sebab zaman sudah berubah, karena para ilmuwan pada masa lampau masih benar-benar nyaman dengan bahasa latin.Aturan baru itu sendiri merupakan hasil konfrensi nomenklatur yang digelar bersama International Botanical Congress, Juli silam di Melbourne, Australia, dan mulai berlaku Januari 2012.&quot;Perubahan mendasar ini akan memudahkan penamaan dan penjelasan pada spesies baru,&quot; kata James S. Miller, Ph.D, dari The New York Botanical Garden.&amp;nbsp; Sistem penamaan dengan bahasa Latin sendiri baru dimulai sejak 1908. Namun pada tahun 1753, sistem penamaan binominal juga sudah digunakan di kalangan ahli botanical.</content:encoded></item></channel></rss>
