<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuknya Malware ke Android Karena Pengguna</title><description>Maraknya malware atau aplikasi jahat yang bersifat merusak ke ponsel  Android, ternyata karena adanya peran pengguna sendiri yang sembarangan  dalam mengunduh file.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/10/20/325/518209/masuknya-malware-ke-android-karena-pengguna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/10/20/325/518209/masuknya-malware-ke-android-karena-pengguna"/><item><title>Masuknya Malware ke Android Karena Pengguna</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/10/20/325/518209/masuknya-malware-ke-android-karena-pengguna</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/10/20/325/518209/masuknya-malware-ke-android-karena-pengguna</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2011 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/20/325/518209/XitOv7ZGwe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agus Hamonangun, Founder ID-Android (F: Fiddy/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/20/325/518209/XitOv7ZGwe.jpg</image><title>Agus Hamonangun, Founder ID-Android (F: Fiddy/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya malware atau aplikasi jahat yang bersifat merusak ke ponsel Android, ternyata karena adanya peran pengguna sendiri yang sembarangan dalam mengunduh file.Menurut Agus Hamonangan founder ID-Android, sekaligus pengamat Android, menjelaskan malware bisa masuk karena pengguna sendiri yang memasukannya dengan mengunduh file bukan dari aplikasi store resmi seperti Android Market.&quot;Banyak pengguna Android yang hanya mengunduh file yang gratis yang disediakan oleh aplikasi store yang tidak resmi, padahal di dalam file tersebut terdapat trojan atau malware yang akan merusak ponselnya,&quot; ungkapnya ketika ditemui okezone di Epicsentrum Walk, Jakarta, Kamis (20/10/2011).&quot;Unduhlah aplikasi dari Android Market yang resmi dibuat oleh Google. Selain itu, sebelum mengunduh file seharusnya pengguna melihat rating dan testimoni file tersebut,&quot; sarannya.Agus menambahkan sebenarnya malware di Android bisa dibatasi tergantung dari bagaimana kesadara pengguna dalam mengunduh file, karena malware bisa masuk ke dalam ponsel karena adanya koneksi internet.&quot;Pengguna janganlah hanya mengunduh file yang free secara sembarangan, karena biasanya dari sanalah malware masuk ke ponsel kita,&quot; simpulnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya malware atau aplikasi jahat yang bersifat merusak ke ponsel Android, ternyata karena adanya peran pengguna sendiri yang sembarangan dalam mengunduh file.Menurut Agus Hamonangan founder ID-Android, sekaligus pengamat Android, menjelaskan malware bisa masuk karena pengguna sendiri yang memasukannya dengan mengunduh file bukan dari aplikasi store resmi seperti Android Market.&quot;Banyak pengguna Android yang hanya mengunduh file yang gratis yang disediakan oleh aplikasi store yang tidak resmi, padahal di dalam file tersebut terdapat trojan atau malware yang akan merusak ponselnya,&quot; ungkapnya ketika ditemui okezone di Epicsentrum Walk, Jakarta, Kamis (20/10/2011).&quot;Unduhlah aplikasi dari Android Market yang resmi dibuat oleh Google. Selain itu, sebelum mengunduh file seharusnya pengguna melihat rating dan testimoni file tersebut,&quot; sarannya.Agus menambahkan sebenarnya malware di Android bisa dibatasi tergantung dari bagaimana kesadara pengguna dalam mengunduh file, karena malware bisa masuk ke dalam ponsel karena adanya koneksi internet.&quot;Pengguna janganlah hanya mengunduh file yang free secara sembarangan, karena biasanya dari sanalah malware masuk ke ponsel kita,&quot; simpulnya.</content:encoded></item></channel></rss>
