<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manusia Berniat Menjajah Mars</title><description>CEO SpaceX, Elon Musk percaya umat manusia harus bercita-cita untuk  menjajah tata surya. Karena manusia tidak bisa hanya tinggal di Bumi  saja.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/56/487546/manusia-berniat-menjajah-mars</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/56/487546/manusia-berniat-menjajah-mars"/><item><title>Manusia Berniat Menjajah Mars</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/56/487546/manusia-berniat-menjajah-mars</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/56/487546/manusia-berniat-menjajah-mars</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2011 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/03/56/487546/rZ33QIzTGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penjelajahan manusia di Mars (sumber : Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/03/56/487546/rZ33QIzTGL.jpg</image><title>Ilustrasi penjelajahan manusia di Mars (sumber : Google)</title></images><description>CALIFORNIA - CEO SpaceX, Elon Musk percaya umat manusia harus bercita-cita untuk  menjajah tata surya. Karena manusia tidak bisa hanya tinggal di Bumi  saja.&quot;Apakah kita berada di garis edar untuk menjadi spesies multiplanet atau tidak? Karena jika tidak, berarti itu benar-benar tidak menarik setelah semua hal yang dilakukan untuk menjelajah alam semesta,&quot; jelas Musk.Menurut Musk, tantangan nyata dari astronot ialah mendarat di Mars dengan mengangkut kargo dalam jumlah besar dan berisi banyak orang. Misi ini akan memerlukan roket yang dapat melakukan perjalanan dengan cepat dan bisa digunakan sepenuhnya secara berulang kali.&quot;Tentu saja ada alasan untuk menciptakan roket yang sepenuhnya dapat digunakan kembali setelah melakukan perjalanan ke luar angkasa, namun hingga saat ini masih belum ada yang seperti itu. Ini sangat sulit untuk diwujudkan,&quot; tambah Musk, seperti yang dikutip TG Daily, Rabu (3/8/2011).Namun CEO yang juga merupakan seorang miliarder percaya bahwa roket Falcon 9, baru-baru ini telah diuji oleh SpaceX dan dapat membantu umat manusia memenuhi impian nya untuk melakukan perjalanan antarplanet. Roket ini teruji mampu membawa benda seberat 3,8 juta pound. Sehingga memungkinkan untuk membawa satelit, kargo, bahkan manusia ke planet lain.&quot;Ini tentu memiliki potensi sebagai kendaraan untuk pengiriman ilmu umum mengenai planet-planet lain yang ada di tata surya,&quot; tegas Musk.Dia juga menyatakan bahwa pada dasarnya Mars bisa membantu mendorong misi penjelajahan lebih lanjut dari planet Merah. Saat ini NASA dan SpaceX sedang mendiskusikan teoritis mengenai 'Red Dragon', yaitu misi penjelajahan tak berawak ke Mars yang akan bertugas mencari bukti kehidupan yang terkubur di dalam planet tersebut.Jika misi ini akhirnya disetujui, Peralatan NASA akan diterbangkan ke Planet Merah dengan menggunkan kapsul Dragon dari SpaceX. Perusahaan tersebut sudah menggunakan kapsul tersebut untuk mengangkut kargo dan astronot dari dan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).Misi Red Dragon akan siap dimulai tahun 2018 dan akan menelan biaya sekira USD400 juta.</description><content:encoded>CALIFORNIA - CEO SpaceX, Elon Musk percaya umat manusia harus bercita-cita untuk  menjajah tata surya. Karena manusia tidak bisa hanya tinggal di Bumi  saja.&quot;Apakah kita berada di garis edar untuk menjadi spesies multiplanet atau tidak? Karena jika tidak, berarti itu benar-benar tidak menarik setelah semua hal yang dilakukan untuk menjelajah alam semesta,&quot; jelas Musk.Menurut Musk, tantangan nyata dari astronot ialah mendarat di Mars dengan mengangkut kargo dalam jumlah besar dan berisi banyak orang. Misi ini akan memerlukan roket yang dapat melakukan perjalanan dengan cepat dan bisa digunakan sepenuhnya secara berulang kali.&quot;Tentu saja ada alasan untuk menciptakan roket yang sepenuhnya dapat digunakan kembali setelah melakukan perjalanan ke luar angkasa, namun hingga saat ini masih belum ada yang seperti itu. Ini sangat sulit untuk diwujudkan,&quot; tambah Musk, seperti yang dikutip TG Daily, Rabu (3/8/2011).Namun CEO yang juga merupakan seorang miliarder percaya bahwa roket Falcon 9, baru-baru ini telah diuji oleh SpaceX dan dapat membantu umat manusia memenuhi impian nya untuk melakukan perjalanan antarplanet. Roket ini teruji mampu membawa benda seberat 3,8 juta pound. Sehingga memungkinkan untuk membawa satelit, kargo, bahkan manusia ke planet lain.&quot;Ini tentu memiliki potensi sebagai kendaraan untuk pengiriman ilmu umum mengenai planet-planet lain yang ada di tata surya,&quot; tegas Musk.Dia juga menyatakan bahwa pada dasarnya Mars bisa membantu mendorong misi penjelajahan lebih lanjut dari planet Merah. Saat ini NASA dan SpaceX sedang mendiskusikan teoritis mengenai 'Red Dragon', yaitu misi penjelajahan tak berawak ke Mars yang akan bertugas mencari bukti kehidupan yang terkubur di dalam planet tersebut.Jika misi ini akhirnya disetujui, Peralatan NASA akan diterbangkan ke Planet Merah dengan menggunkan kapsul Dragon dari SpaceX. Perusahaan tersebut sudah menggunakan kapsul tersebut untuk mengangkut kargo dan astronot dari dan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).Misi Red Dragon akan siap dimulai tahun 2018 dan akan menelan biaya sekira USD400 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
