<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tambah Kompresi Honda Tiger? Pakai Piston Megapro</title><description>Pengguna Honda Tiger biasanya mengeluh pada top-speed tunggangan yang dianggap pas-pasan untuk ukuran motor laki. Masalah ini bukan tanpa solusi, tanpa harus menobrak-abrik dapur pacu si Macan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/53/487643/tambah-kompresi-honda-tiger-pakai-piston-megapro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/53/487643/tambah-kompresi-honda-tiger-pakai-piston-megapro"/><item><title>Tambah Kompresi Honda Tiger? Pakai Piston Megapro</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/53/487643/tambah-kompresi-honda-tiger-pakai-piston-megapro</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/08/03/53/487643/tambah-kompresi-honda-tiger-pakai-piston-megapro</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2011 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Azwar Ferdian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/03/53/487643/DTBErK3u1k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">F: Honda Tiger (AHM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/03/53/487643/DTBErK3u1k.jpg</image><title>F: Honda Tiger (AHM)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengguna Honda Tiger biasanya mengeluh pada top-speed tunggangan yang dianggap pas-pasan untuk ukuran motor laki. Masalah ini bukan tanpa solusi, tanpa harus menobrak-abrik dapur pacu si Macan.
&amp;nbsp;
Kompresi Tiger baik lansiran lawas atau Revo bisa diakali dengan mengganti piston milik adiknya, Honda Megapro. Pasalnya, motor dengan silinder 160cc itu memiliki kepada piston yang menonjol
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Orang bilang kepala piston Megapro jenong. Bahasa mesinnya dome-nya lebih tinggi Megapro daripaa Tiger,&amp;rdquo; jelas Mahali mekanik Toli Motor di bilangan Cimanggis, Depok.
&amp;nbsp;
Dengan dome yang lebih tinggi dari piston Megapro, dianggap bisa menaikan kompresi motor dan imbasnya akselerasi yang jauh lebih bagus. Tarikan Macan 2000 ini bisa lebih padat.
&amp;nbsp;
Piston milik Honda Megapro, punya diameter yang sama dengan Tiger. Tapi langkah lebih panjang Tiger. Transmisi Tiger juga lebih banyak, dimana Tiger enam percepatan, sementara Megapro hanya lima.
&amp;nbsp;
Hanya piston perlu sedikit dipapas agar tidak mentok dengan klep &amp;ldquo;Harus dibuang sekitar 0,5mm, biar enggak mentok ke klep. Boring tidak akan berubah, piston bisa langsung ngeplak,&amp;rdquo; lanjut Mahali dengan dialek Betawi yang kental.
&amp;nbsp;
Tapi, bila sudah menggunakan piston anyar, jangan langsung gas poll. &amp;ldquo;Ini harus inreyen, mesin jangan dikasih putaran RPM tinggi. Maksimal 4000 rpm, baru klepnya disetel ulang,&quot; tutup Mahali.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengguna Honda Tiger biasanya mengeluh pada top-speed tunggangan yang dianggap pas-pasan untuk ukuran motor laki. Masalah ini bukan tanpa solusi, tanpa harus menobrak-abrik dapur pacu si Macan.
&amp;nbsp;
Kompresi Tiger baik lansiran lawas atau Revo bisa diakali dengan mengganti piston milik adiknya, Honda Megapro. Pasalnya, motor dengan silinder 160cc itu memiliki kepada piston yang menonjol
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Orang bilang kepala piston Megapro jenong. Bahasa mesinnya dome-nya lebih tinggi Megapro daripaa Tiger,&amp;rdquo; jelas Mahali mekanik Toli Motor di bilangan Cimanggis, Depok.
&amp;nbsp;
Dengan dome yang lebih tinggi dari piston Megapro, dianggap bisa menaikan kompresi motor dan imbasnya akselerasi yang jauh lebih bagus. Tarikan Macan 2000 ini bisa lebih padat.
&amp;nbsp;
Piston milik Honda Megapro, punya diameter yang sama dengan Tiger. Tapi langkah lebih panjang Tiger. Transmisi Tiger juga lebih banyak, dimana Tiger enam percepatan, sementara Megapro hanya lima.
&amp;nbsp;
Hanya piston perlu sedikit dipapas agar tidak mentok dengan klep &amp;ldquo;Harus dibuang sekitar 0,5mm, biar enggak mentok ke klep. Boring tidak akan berubah, piston bisa langsung ngeplak,&amp;rdquo; lanjut Mahali dengan dialek Betawi yang kental.
&amp;nbsp;
Tapi, bila sudah menggunakan piston anyar, jangan langsung gas poll. &amp;ldquo;Ini harus inreyen, mesin jangan dikasih putaran RPM tinggi. Maksimal 4000 rpm, baru klepnya disetel ulang,&quot; tutup Mahali.</content:encoded></item></channel></rss>
