<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2015, Belanja Iklan Online Capai USD50 Miliar</title><description>Firma analis eMarketer berprediksi bahwa belanja iklan online akan mencapai angka USD50 miliar pada tahun 2015. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari prediksi yang sama tahun lalu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/07/06/55/476534/2015-belanja-iklan-online-capai-usd50-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/07/06/55/476534/2015-belanja-iklan-online-capai-usd50-miliar"/><item><title>2015, Belanja Iklan Online Capai USD50 Miliar</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/07/06/55/476534/2015-belanja-iklan-online-capai-usd50-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/07/06/55/476534/2015-belanja-iklan-online-capai-usd50-miliar</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2011 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Taufiqurrakhman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/06/55/476534/5qp1TtIAI6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (gambar: ninthlink.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/06/55/476534/5qp1TtIAI6.jpg</image><title>Ilustrasi (gambar: ninthlink.com)</title></images><description>CALIFORNIA - Firma analis eMarketer berprediksi bahwa belanja iklan online akan mencapai angka USD50 miliar pada tahun 2015. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari prediksi yang sama tahun lalu.Seperti yang dikutip dari Mashable, Rabu (6/7/2011), laporan tersebut menyebutkan pertumbuhan dalam periklanan di mesin pencari, juga iklan banner di situs-situs besar macam Yahoo, Google dan Facebook.Menurut eMarketer, video akan terus menjadi format iklan online dengan pertumbuhan tercepat. Belanja iklan online untuk video mencapai USD1,42 miliar pada tahun 2010, dan akan mencapai USD7,11 miliar pada tahun 2015.&quot;Hal tersebut dikarenakan video mampu mendapatkan perhatian penonton yang lebih besar ketimbang format iklan digital lainnya,&quot; ujar David Hallerman, analis dari eMarketer.eMarketer juga menyebutkan beberapa faktor pemicu naiknya belanja iklan online di tahun 2015, yaitu pemindahan iklan dari koran dan Yellow Pages ke format digital.Prediksi mengenai peningkatan belanja iklan online tidak hanya dikeluarkan dari eMarketer saja, namun juga dikeluarkan oleh banyak pihak. IDC contohnya, mengestimasi belanja iklan online tumbuh 14,3 persen di kuartal satu tahun 2011. Sementara Nielsen mengestimasi belanja iklan online global naik 8,8 persen pada kuartal pertama tahun ini.</description><content:encoded>CALIFORNIA - Firma analis eMarketer berprediksi bahwa belanja iklan online akan mencapai angka USD50 miliar pada tahun 2015. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari prediksi yang sama tahun lalu.Seperti yang dikutip dari Mashable, Rabu (6/7/2011), laporan tersebut menyebutkan pertumbuhan dalam periklanan di mesin pencari, juga iklan banner di situs-situs besar macam Yahoo, Google dan Facebook.Menurut eMarketer, video akan terus menjadi format iklan online dengan pertumbuhan tercepat. Belanja iklan online untuk video mencapai USD1,42 miliar pada tahun 2010, dan akan mencapai USD7,11 miliar pada tahun 2015.&quot;Hal tersebut dikarenakan video mampu mendapatkan perhatian penonton yang lebih besar ketimbang format iklan digital lainnya,&quot; ujar David Hallerman, analis dari eMarketer.eMarketer juga menyebutkan beberapa faktor pemicu naiknya belanja iklan online di tahun 2015, yaitu pemindahan iklan dari koran dan Yellow Pages ke format digital.Prediksi mengenai peningkatan belanja iklan online tidak hanya dikeluarkan dari eMarketer saja, namun juga dikeluarkan oleh banyak pihak. IDC contohnya, mengestimasi belanja iklan online tumbuh 14,3 persen di kuartal satu tahun 2011. Sementara Nielsen mengestimasi belanja iklan online global naik 8,8 persen pada kuartal pertama tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
