<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wozniak: Komputer Ancam Eksistensi Manusia</title><description>Co-founder&amp;nbsp;Apple Steve Wozniak mengklaim bahwa teknologi komputer yang kian canggih semakin mengancam eksistensi manusia sebagai makhluk hidup.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/05/09/57/455085/wozniak-komputer-ancam-eksistensi-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/05/09/57/455085/wozniak-komputer-ancam-eksistensi-manusia"/><item><title>Wozniak: Komputer Ancam Eksistensi Manusia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/05/09/57/455085/wozniak-komputer-ancam-eksistensi-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/05/09/57/455085/wozniak-komputer-ancam-eksistensi-manusia</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2011 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/09/57/455085/Wk9PIvRhLw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Ilustrasi: Google image)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/09/57/455085/Wk9PIvRhLw.jpg</image><title>(Ilustrasi: Google image)</title></images><description>MICHIGAN - Co-founder Apple Steve Wozniak mengklaim bahwa teknologi komputer yang kian canggih semakin mengancam eksistensi manusia sebagai makhluk hidup.
&amp;nbsp;
Itu diungkapkan Wozniak ketika menerima gelar doktor kehormatan dari Michigan State University berkat sejumlah pencapaiannnya di industri komputer.
&amp;nbsp;
Kendati ikut 'membesarkan' industri komputer, Wozniak mewanti-wanti bahwa setiap kali muncul teknologi baru, komputer semakin mengancam keberadaan manusia.
&amp;nbsp;
Wozniak mengklaim bahwa artificial intelligence (AI) akan semakin menyerupai manusia. Komputer bisa menjadi 'sahabat' manusia, yang berbicara langsung kepada manusia serta mengetahui dan memahami lelucon yang dilontarkan lawan bicara.
&amp;nbsp;
Satu-satunya kelemahan AI adalah tidak adanya indera perasa manusia. Komputer tidak bisa menciptakan karya seni, jika tidak bisa merasakan hal-hal yang bisa dimengerti manusia, seperti tiupan angin di pantai.
&amp;nbsp;
Meski begitu, Wozniak mengingatkan bahwa komputer bisa mendengar, melihat dan merasakan gerakan.
&amp;nbsp;
&quot;Kita telah menciptakan sebuah spesies baru, itu tidak perlu ditanyakan lagi. Kita adalah kreator (komputer) dan, seperti yang telah saya katakan, kita membuat keberadaan manusia menjadi kurang relevan,&quot; cetus Wozniak sebagaimana dikutip Tech Eye, Selasa (10/5/2011).</description><content:encoded>MICHIGAN - Co-founder Apple Steve Wozniak mengklaim bahwa teknologi komputer yang kian canggih semakin mengancam eksistensi manusia sebagai makhluk hidup.
&amp;nbsp;
Itu diungkapkan Wozniak ketika menerima gelar doktor kehormatan dari Michigan State University berkat sejumlah pencapaiannnya di industri komputer.
&amp;nbsp;
Kendati ikut 'membesarkan' industri komputer, Wozniak mewanti-wanti bahwa setiap kali muncul teknologi baru, komputer semakin mengancam keberadaan manusia.
&amp;nbsp;
Wozniak mengklaim bahwa artificial intelligence (AI) akan semakin menyerupai manusia. Komputer bisa menjadi 'sahabat' manusia, yang berbicara langsung kepada manusia serta mengetahui dan memahami lelucon yang dilontarkan lawan bicara.
&amp;nbsp;
Satu-satunya kelemahan AI adalah tidak adanya indera perasa manusia. Komputer tidak bisa menciptakan karya seni, jika tidak bisa merasakan hal-hal yang bisa dimengerti manusia, seperti tiupan angin di pantai.
&amp;nbsp;
Meski begitu, Wozniak mengingatkan bahwa komputer bisa mendengar, melihat dan merasakan gerakan.
&amp;nbsp;
&quot;Kita telah menciptakan sebuah spesies baru, itu tidak perlu ditanyakan lagi. Kita adalah kreator (komputer) dan, seperti yang telah saya katakan, kita membuat keberadaan manusia menjadi kurang relevan,&quot; cetus Wozniak sebagaimana dikutip Tech Eye, Selasa (10/5/2011).</content:encoded></item></channel></rss>
