<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nokia Siapkan 200 Juta Euro untuk Pabrik di Vietnam</title><description>Produsen ponsel terbesar dunia, Nokia, siap memperkuat pertumbuhan pasarnya dengan membangun pabrik baru di Vietnam.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/03/02/324/430569/nokia-siapkan-200-juta-euro-untuk-pabrik-di-vietnam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/03/02/324/430569/nokia-siapkan-200-juta-euro-untuk-pabrik-di-vietnam"/><item><title>Nokia Siapkan 200 Juta Euro untuk Pabrik di Vietnam</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/03/02/324/430569/nokia-siapkan-200-juta-euro-untuk-pabrik-di-vietnam</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/03/02/324/430569/nokia-siapkan-200-juta-euro-untuk-pabrik-di-vietnam</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2011 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/02/324/430569/9hQFXADofh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Google image)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/02/324/430569/9hQFXADofh.jpg</image><title>(Foto: Google image)</title></images><description>ESPOO&amp;nbsp;- Produsen ponsel terbesar dunia, Nokia, siap memperkuat pertumbuhan pasarnya dengan membangun pabrik baru di Vietnam.
&amp;nbsp;
Demikian diungkapkan perusahaan asal Finlandia itu seperti dilansir Reuters, Rabu (2/3/2011). Biaya yang diperlukan untuk pabrik tersebut diperkirakan mencapai 200 juta euro atau 170 juta pounds.
&amp;nbsp;
Pembangunan pabrik baru ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan ponsel tradisional, yang masih menjadi salah satu kekuatan Nokia.
&amp;nbsp;
&quot;Dari 3,7 miliar orang yang diperkirakan memiliki ponsel, kurang dari setengahnya menggunakan perangkat itu untuk mengakses internet,&quot; demikian pernyataan Nokia.
&amp;nbsp;
Saat ini, Nokia tercatat sudah memiliki 10 pabrik di China, India, Korea, Finlandia, Hungaria, Rumania, Inggris Raya, Brasil dan Meksiko.
&amp;nbsp;
Nokia menegaskan upayanya bersaing dengan Apple dan Google Android di pasar smartphone dengan menggandeng Microsoft untuk membenamkan OS Windows 7 dalam perangkat-perangkatnya.</description><content:encoded>ESPOO&amp;nbsp;- Produsen ponsel terbesar dunia, Nokia, siap memperkuat pertumbuhan pasarnya dengan membangun pabrik baru di Vietnam.
&amp;nbsp;
Demikian diungkapkan perusahaan asal Finlandia itu seperti dilansir Reuters, Rabu (2/3/2011). Biaya yang diperlukan untuk pabrik tersebut diperkirakan mencapai 200 juta euro atau 170 juta pounds.
&amp;nbsp;
Pembangunan pabrik baru ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan ponsel tradisional, yang masih menjadi salah satu kekuatan Nokia.
&amp;nbsp;
&quot;Dari 3,7 miliar orang yang diperkirakan memiliki ponsel, kurang dari setengahnya menggunakan perangkat itu untuk mengakses internet,&quot; demikian pernyataan Nokia.
&amp;nbsp;
Saat ini, Nokia tercatat sudah memiliki 10 pabrik di China, India, Korea, Finlandia, Hungaria, Rumania, Inggris Raya, Brasil dan Meksiko.
&amp;nbsp;
Nokia menegaskan upayanya bersaing dengan Apple dan Google Android di pasar smartphone dengan menggandeng Microsoft untuk membenamkan OS Windows 7 dalam perangkat-perangkatnya.</content:encoded></item></channel></rss>
