<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Selidiki Bug di Windows Phone 7</title><description>Microsoft siap menyelidiki laporan terjadinya bug pada sejumlah handset Windows Phone 7, dimana software mengirim dan menerima data yang tidak dikenali user.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/12/325/412975/microsoft-selidiki-bug-di-windows-phone-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/12/325/412975/microsoft-selidiki-bug-di-windows-phone-7"/><item><title>Microsoft Selidiki Bug di Windows Phone 7</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/12/325/412975/microsoft-selidiki-bug-di-windows-phone-7</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/12/325/412975/microsoft-selidiki-bug-di-windows-phone-7</guid><pubDate>Rabu 12 Januari 2011 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/12/325/412975/qQgNFwxY0o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Windows Phone 7</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/12/325/412975/qQgNFwxY0o.jpg</image><title>Windows Phone 7</title></images><description>

NEW YORK - Microsoft siap menyelidiki laporan terjadinya bug pada sejumlah handset Windows Phone 7, dimana software mengirim dan menerima data yang tidak dikenali user.
&amp;nbsp;
Beberapa user mengeluh Windows 7 mereka mengirimkan data hingga 50MB melalui jaringan 3G, sehingga melebihi alokasi data per bulan. Alhasil, jumlah tagihan mereka pun membengkak.

&amp;nbsp;

Salah satu user melontarkan keluhannya melalui situs reporter teknologi Paul Thurrott, SuperSite for Windows. &quot;Saya menerima email dari AT&amp;amp;T yang mengatakan bahwa saya mendekati kuota data saya sebesar 2GB. Ini mengejutkan, karena saya merasa tidak menggunakan data sebanyak itu.&quot;

&amp;nbsp;

User lain mengaku mengalami masalah serupa. Dia mengklaim, ponselnya mengirim dan menerima data meski sedang tidak digunakan.

&amp;nbsp;

Microsoft menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki laporan tersebut. &quot;Kami sedang menginvestigasi permasalahan ini untuk mengetahui penyebabnya. Kami akan memberikan informasi terbaru serta solusinya jika sudah ada,&quot; ujar seorang juru bicara Microsoft seperti dikutip Telegraph, Rabu (12/1/2011).

&amp;nbsp;

Diluncurkan Oktober lalu, Windows 7 mendapat sambutan cukup meriah. Namun, Microsoft belum bisa bersaing dengan Apple, Google dan Blackberry dalam 'perang' smartphone yang semakin kompetitif.</description><content:encoded>

NEW YORK - Microsoft siap menyelidiki laporan terjadinya bug pada sejumlah handset Windows Phone 7, dimana software mengirim dan menerima data yang tidak dikenali user.
&amp;nbsp;
Beberapa user mengeluh Windows 7 mereka mengirimkan data hingga 50MB melalui jaringan 3G, sehingga melebihi alokasi data per bulan. Alhasil, jumlah tagihan mereka pun membengkak.

&amp;nbsp;

Salah satu user melontarkan keluhannya melalui situs reporter teknologi Paul Thurrott, SuperSite for Windows. &quot;Saya menerima email dari AT&amp;amp;T yang mengatakan bahwa saya mendekati kuota data saya sebesar 2GB. Ini mengejutkan, karena saya merasa tidak menggunakan data sebanyak itu.&quot;

&amp;nbsp;

User lain mengaku mengalami masalah serupa. Dia mengklaim, ponselnya mengirim dan menerima data meski sedang tidak digunakan.

&amp;nbsp;

Microsoft menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki laporan tersebut. &quot;Kami sedang menginvestigasi permasalahan ini untuk mengetahui penyebabnya. Kami akan memberikan informasi terbaru serta solusinya jika sudah ada,&quot; ujar seorang juru bicara Microsoft seperti dikutip Telegraph, Rabu (12/1/2011).

&amp;nbsp;

Diluncurkan Oktober lalu, Windows 7 mendapat sambutan cukup meriah. Namun, Microsoft belum bisa bersaing dengan Apple, Google dan Blackberry dalam 'perang' smartphone yang semakin kompetitif.</content:encoded></item></channel></rss>
