<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cloud Computing Bisa Temukan Password Wi-Fi?</title><description>Peneliti keamanan komputer asal Jerman, Thomas Roth,  menemukan cara inovatif untuk memanfaatkan komputasi awan, yakni  memecahkan password pada jaringan internet nirkabel.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/11/325/412710/cloud-computing-bisa-temukan-password-wi-fi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/11/325/412710/cloud-computing-bisa-temukan-password-wi-fi"/><item><title>Cloud Computing Bisa Temukan Password Wi-Fi?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/11/325/412710/cloud-computing-bisa-temukan-password-wi-fi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2011/01/11/325/412710/cloud-computing-bisa-temukan-password-wi-fi</guid><pubDate>Selasa 11 Januari 2011 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/11/325/412710/yRkaUmywLm.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/11/325/412710/yRkaUmywLm.jpg</image><title></title></images><description>BERLIN - Peneliti keamanan komputer asal Jerman, Thomas Roth,  menemukan cara inovatif untuk memanfaatkan komputasi awan, yakni  memecahkan password pada jaringan internet nirkabel.  Roth menciptakan sebuah program yang dijalankan menggunakan layanan  Amazon Elastic Cloud Computing (EC2). Program tersebut menggunakan daya  besar komputasi EC2 untuk memecahkan 400 ribu kemungkinan password  setiap detiknya. Itu bisa dilakukan terutama karena EC2 sekarang  memungkinkan penggunaan unit prosesor grafis (GPU) dalam tugas  komputasi.  Dengan kata lain, software yang dikembangkan Roth akan memberikan jutaan  kemungkinan kata kunci, sebelum melakukan enkripsi dan melihat apakah  kata kunci itu bisa digunakan untuk mengakses jaringan, demikian seperti  dilansir Reuters, Selasa (11/1/2011).  Roth mengklaim, dengan bantuan software miliknya dan EC2, password wi-fi  standar bisa dipecahkan dalam kurun enam menit. Dia membuktikannya  dengan membajak jaringan di area tempat dia tinggal.  Kabarnya, Roth berniat membagi software itu kepada publik. Dalam waktu  dekat, dia akan mempresentasikan penemuannya pada konferensi Black Hat  di Washington DC.  Pengggunaan sistem EC2 untuk tujuan itu jelas melanggar ketentuan  Amazon. Namun, menurut juru bicara Amazon, Drew Herdener, jika  penggunaan software itu semata-mata untuk penelitian, maka tidak ada  masalah.  Tujuan Roth membagi informasi tentang software tersebut adalah untuk  menunjukkan bahwa komputasi menggunakan pre-shared key (WPA-PSK) sebagai  proteksi belum sepenuhnya aman. Sistem WPA-PSK biasanya digunakan di  rumah-rumah ataupun bisnis kecil, yang tidak mampu menyediakan server  sistem autentikasi yang lebih aman dan kompleks, 802.1X.</description><content:encoded>BERLIN - Peneliti keamanan komputer asal Jerman, Thomas Roth,  menemukan cara inovatif untuk memanfaatkan komputasi awan, yakni  memecahkan password pada jaringan internet nirkabel.  Roth menciptakan sebuah program yang dijalankan menggunakan layanan  Amazon Elastic Cloud Computing (EC2). Program tersebut menggunakan daya  besar komputasi EC2 untuk memecahkan 400 ribu kemungkinan password  setiap detiknya. Itu bisa dilakukan terutama karena EC2 sekarang  memungkinkan penggunaan unit prosesor grafis (GPU) dalam tugas  komputasi.  Dengan kata lain, software yang dikembangkan Roth akan memberikan jutaan  kemungkinan kata kunci, sebelum melakukan enkripsi dan melihat apakah  kata kunci itu bisa digunakan untuk mengakses jaringan, demikian seperti  dilansir Reuters, Selasa (11/1/2011).  Roth mengklaim, dengan bantuan software miliknya dan EC2, password wi-fi  standar bisa dipecahkan dalam kurun enam menit. Dia membuktikannya  dengan membajak jaringan di area tempat dia tinggal.  Kabarnya, Roth berniat membagi software itu kepada publik. Dalam waktu  dekat, dia akan mempresentasikan penemuannya pada konferensi Black Hat  di Washington DC.  Pengggunaan sistem EC2 untuk tujuan itu jelas melanggar ketentuan  Amazon. Namun, menurut juru bicara Amazon, Drew Herdener, jika  penggunaan software itu semata-mata untuk penelitian, maka tidak ada  masalah.  Tujuan Roth membagi informasi tentang software tersebut adalah untuk  menunjukkan bahwa komputasi menggunakan pre-shared key (WPA-PSK) sebagai  proteksi belum sepenuhnya aman. Sistem WPA-PSK biasanya digunakan di  rumah-rumah ataupun bisnis kecil, yang tidak mampu menyediakan server  sistem autentikasi yang lebih aman dan kompleks, 802.1X.</content:encoded></item></channel></rss>
