<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Porno 'Ariel' Mempermulus RPM Konten Multimedia</title><description>Komisi I DPR RI bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) akan segera merampungkan RPM Konten Multimedia. Ini setelah merebaknya video porno yang diduga dilakukan artis Ariel, Cut Tari, dan Luna Maya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/17/55/343809/video-porno-ariel-mempermulus-rpm-konten-multimedia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/17/55/343809/video-porno-ariel-mempermulus-rpm-konten-multimedia"/><item><title>Video Porno 'Ariel' Mempermulus RPM Konten Multimedia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/17/55/343809/video-porno-ariel-mempermulus-rpm-konten-multimedia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/17/55/343809/video-porno-ariel-mempermulus-rpm-konten-multimedia</guid><pubDate>Kamis 17 Juni 2010 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Siti Ruqoyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/17/55/343809/FiV5qVrvmd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ariel dan Luna Maya (Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/17/55/343809/FiV5qVrvmd.jpg</image><title>Ariel dan Luna Maya (Foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi I DPR RI bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) akan segera merampungkan RPM Konten Multimedia. Ini setelah merebaknya video porno yang diduga dilakukan artis Ariel, Cut Tari, dan Luna Maya.&quot;Instruksi dari Komisi I untuk diadakan pembahasan ulang mengenai RPM Konten Multimedia. Kita tinggal menunggu saja,&quot; tegas Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Kemenkoninfo, Jakarta, Kamis (17/6/2010).Ditambahkan olehnya, DPR sebagai pengambil keputusan mengenai rancangan ini tidak diberi target waktu. Namun demikian, Tifatul ingin RPM ini segera diselesaikan, agar tidak ada lagi kasus-kasus seperti video yang mirip Ariel tersebut.&quot;Pembahasan ulang ini, agar RPM Konten Multimedia dapat mencegah video yang sejenis beredar kembali,&quot; tambahnya.Sebelumnya, Komisi I beserta Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) berencana akan membahas kembali Rencana Peraturan Menteri (RPM) Konten Multimedia.&quot;Menyusul dampak negatif dari penyebaran video asusila dan untuk  mengantisipasi adanya kejadian serupa di kemudian hari serta membangun ketahanan moral bangsa, Komisi I DPR bersama Kominfo mengagendakan kembali pembahasan RPM Konten Multimedia,&quot; papar ketua Komisi I Kemal Azis Stamboel.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi I DPR RI bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) akan segera merampungkan RPM Konten Multimedia. Ini setelah merebaknya video porno yang diduga dilakukan artis Ariel, Cut Tari, dan Luna Maya.&quot;Instruksi dari Komisi I untuk diadakan pembahasan ulang mengenai RPM Konten Multimedia. Kita tinggal menunggu saja,&quot; tegas Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Kemenkoninfo, Jakarta, Kamis (17/6/2010).Ditambahkan olehnya, DPR sebagai pengambil keputusan mengenai rancangan ini tidak diberi target waktu. Namun demikian, Tifatul ingin RPM ini segera diselesaikan, agar tidak ada lagi kasus-kasus seperti video yang mirip Ariel tersebut.&quot;Pembahasan ulang ini, agar RPM Konten Multimedia dapat mencegah video yang sejenis beredar kembali,&quot; tambahnya.Sebelumnya, Komisi I beserta Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) berencana akan membahas kembali Rencana Peraturan Menteri (RPM) Konten Multimedia.&quot;Menyusul dampak negatif dari penyebaran video asusila dan untuk  mengantisipasi adanya kejadian serupa di kemudian hari serta membangun ketahanan moral bangsa, Komisi I DPR bersama Kominfo mengagendakan kembali pembahasan RPM Konten Multimedia,&quot; papar ketua Komisi I Kemal Azis Stamboel.</content:encoded></item></channel></rss>
