<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkominfo Prihatin Video Porno 'Ariel &amp; Cut Tari'</title><description>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merasa prihatin dengan beredarnya video porno yang diduga melibatkan artis. Apalagi, penyebarannya meluas di internet.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/08/55/340633/kemenkominfo-prihatin-video-porno-ariel-cut-tari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/08/55/340633/kemenkominfo-prihatin-video-porno-ariel-cut-tari"/><item><title>Kemenkominfo Prihatin Video Porno 'Ariel &amp; Cut Tari'</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/08/55/340633/kemenkominfo-prihatin-video-porno-ariel-cut-tari</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2010/06/08/55/340633/kemenkominfo-prihatin-video-porno-ariel-cut-tari</guid><pubDate>Selasa 08 Juni 2010 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Susetyo Dwi Prihadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/08/55/340633/43V6MXea3u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu adegan video porno yang mirip dengan Ariel dan Cut Tari</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/08/55/340633/43V6MXea3u.jpg</image><title>Salah satu adegan video porno yang mirip dengan Ariel dan Cut Tari</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merasa prihatin dengan beredarnya video porno yang diduga melibatkan artis. Apalagi, penyebarannya meluas di internet.&quot;Kami prihatin dengan munculnya video pornografi di internet. Padahal kasus yang (mirip) Luna Maya itu belum selesai, sekarang muncul lagi (mirip) dengan Cu Tari.Nanti bisa-bisa akan banyak lagi. Mudah-mudahan tidak ada lagi video seperti itu lagi,&quot; tegas Kepala Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S Dewabroto, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Selasa (8/6/2010).Untuk itulah, Gatot sebagai bagian dari pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan dalam berselancar di dunia maya. &quot;Masyarakat kami himbau agar menggunakan internet dengan sebaik mungkin serta bermanfaat, dan tidak bertentangan dengan kesusilaan,&quot; cetusnya.Kendati saat ini makin marak video porno yang disebarkan melalui internet, ini tidak serta merta membuat aparat dan pemerintah melakukan tindakan sensorship secara 'kasar'. Karena menurut Gatot, aturan yang tertuang di UU ITE yang bentuknya delik aduan, dirasa sudah cukup.&quot;Kita tidak mau main asal sensorship saja. Pemerintah juga tidak mau dituduh sewenang-wenang dalam mengambil keputusan yang terkait masalah seperti ini,&quot; tandas Gatot.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merasa prihatin dengan beredarnya video porno yang diduga melibatkan artis. Apalagi, penyebarannya meluas di internet.&quot;Kami prihatin dengan munculnya video pornografi di internet. Padahal kasus yang (mirip) Luna Maya itu belum selesai, sekarang muncul lagi (mirip) dengan Cu Tari.Nanti bisa-bisa akan banyak lagi. Mudah-mudahan tidak ada lagi video seperti itu lagi,&quot; tegas Kepala Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S Dewabroto, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Selasa (8/6/2010).Untuk itulah, Gatot sebagai bagian dari pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan dalam berselancar di dunia maya. &quot;Masyarakat kami himbau agar menggunakan internet dengan sebaik mungkin serta bermanfaat, dan tidak bertentangan dengan kesusilaan,&quot; cetusnya.Kendati saat ini makin marak video porno yang disebarkan melalui internet, ini tidak serta merta membuat aparat dan pemerintah melakukan tindakan sensorship secara 'kasar'. Karena menurut Gatot, aturan yang tertuang di UU ITE yang bentuknya delik aduan, dirasa sudah cukup.&quot;Kita tidak mau main asal sensorship saja. Pemerintah juga tidak mau dituduh sewenang-wenang dalam mengambil keputusan yang terkait masalah seperti ini,&quot; tandas Gatot.</content:encoded></item></channel></rss>
