<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPD Minta Facebookers Tidak 'Liar'</title><description>DPD RI meminta Komunitas Facebookers Indonesia yang tergabung dalam Fesbi tidak sembarangan dan menelaah lebih dahulu dalam memberikan laporan pengaduan tindak pidana korupsi di daerah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/05/03/55/328779/dpd-minta-facebookers-tidak-liar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2010/05/03/55/328779/dpd-minta-facebookers-tidak-liar"/><item><title>DPD Minta Facebookers Tidak 'Liar'</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2010/05/03/55/328779/dpd-minta-facebookers-tidak-liar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2010/05/03/55/328779/dpd-minta-facebookers-tidak-liar</guid><pubDate>Senin 03 Mei 2010 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/03/55/328779/YaAuGoh5S3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/03/55/328779/YaAuGoh5S3.jpg</image><title>(foto: ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI meminta Komunitas Facebookers Indonesia yang tergabung dalam Fesbi tidak sembarangan dan menelaah lebih dahulu dalam memberikan laporan pengaduan tindak pidana korupsi di daerah.&quot;Sebaiknya, Fesbi memiliki AD ART kalau perlu kantor yang jelas, biar nanti enak dan tidak dianggap liar,&quot; ujar ketua Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI, Abdul Sudarsono pada acara pertemuan dengan komunitas Facebookers Indonesia di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/5/2010).Sementara itu, pendiri Fesbi, Usman Yasin mengatakan saat ini Fesbi telah memiliki presidium yang terdiri dari 13 orang pimpinan. Dan nantinya akan menerima laporan dari masyarakat.Ketika ditanya mengenai anggota Fesbi, Usman mengatakan, yang jelas awal pembentukan Fesbi ini berawal dari gerakan Facebooker mendukung Bibit-Chandra. &quot;Saat itu anggotanya mencapai 1,4 juta dan supaya lebih jelas diskusinya maka kami Membentuk Fesbi,&quot; katanya.Saat ini, telah ada pengaduan tindak korupsi di sejumlah provinsi seperti Sumatera Utara, Bengkulu, Maluku Utara dan Bekasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI meminta Komunitas Facebookers Indonesia yang tergabung dalam Fesbi tidak sembarangan dan menelaah lebih dahulu dalam memberikan laporan pengaduan tindak pidana korupsi di daerah.&quot;Sebaiknya, Fesbi memiliki AD ART kalau perlu kantor yang jelas, biar nanti enak dan tidak dianggap liar,&quot; ujar ketua Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI, Abdul Sudarsono pada acara pertemuan dengan komunitas Facebookers Indonesia di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/5/2010).Sementara itu, pendiri Fesbi, Usman Yasin mengatakan saat ini Fesbi telah memiliki presidium yang terdiri dari 13 orang pimpinan. Dan nantinya akan menerima laporan dari masyarakat.Ketika ditanya mengenai anggota Fesbi, Usman mengatakan, yang jelas awal pembentukan Fesbi ini berawal dari gerakan Facebooker mendukung Bibit-Chandra. &quot;Saat itu anggotanya mencapai 1,4 juta dan supaya lebih jelas diskusinya maka kami Membentuk Fesbi,&quot; katanya.Saat ini, telah ada pengaduan tindak korupsi di sejumlah provinsi seperti Sumatera Utara, Bengkulu, Maluku Utara dan Bekasi.</content:encoded></item></channel></rss>
