<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panasonic Stop Jualan TV Tabung </title><description>Menurunnya penjualan televisi (TV) berteknologi cathode ray tube (CRT), atau yang dikenal dengan TV tabung konvensional, membuat Panasonic menghentikan penjualannya. </description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/23/57/232074/panasonic-stop-jualan-tv-tabung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/23/57/232074/panasonic-stop-jualan-tv-tabung"/><item><title>Panasonic Stop Jualan TV Tabung </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/23/57/232074/panasonic-stop-jualan-tv-tabung</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/23/57/232074/panasonic-stop-jualan-tv-tabung</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2009 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Susetyo Dwi Prihadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/23/57/232074/T5vreMd8c2.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/23/57/232074/T5vreMd8c2.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Menurunnya penjualan televisi (TV) berteknologi cathode ray tube (CRT), atau yang dikenal dengan TV tabung konvensional, membuat Panasonic menghentikan penjualannya.Bahkan menurut Reinaldi Sjarif Vice President Director PT Pansonic Gobel Indonesia, permintaan TV CRT telah menurun hingga 90 persen, ini yang membuat Panasonic Global menghentikan juga produksinya.&amp;quot;Mulai kuartal empat kemarin, kami telah menghentikan penjualan TV CRT di Indonesia,&amp;quot; tukas Reinaldi, usai peluncuran Panasonic Viera terbaru, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (23/6/2009).Kendati demikian, Panasonic tetap memberikan pelayanan purna jual hingga tujuh tahun ke depan bagi pelanggan yang telah terlanjur membeli TV CRT.Dari data yang dihimpun Panasonic, penjualan TV CRT telah mengalami penurunan pada 2009 ini, yaitu sebesar 18,411 dari sebelumnya 19,977 unit.&amp;quot;Sedangkan penjualan TV flat semakin menggeliat. Terbukti penjualan global mampu menembus 7,460 unit dari tahun lalu yang hanya 5,323,&amp;quot; jelas Hiroyshi Suga Director Marketing Panasonic Asia Pasifik.</description><content:encoded>JAKARTA - Menurunnya penjualan televisi (TV) berteknologi cathode ray tube (CRT), atau yang dikenal dengan TV tabung konvensional, membuat Panasonic menghentikan penjualannya.Bahkan menurut Reinaldi Sjarif Vice President Director PT Pansonic Gobel Indonesia, permintaan TV CRT telah menurun hingga 90 persen, ini yang membuat Panasonic Global menghentikan juga produksinya.&amp;quot;Mulai kuartal empat kemarin, kami telah menghentikan penjualan TV CRT di Indonesia,&amp;quot; tukas Reinaldi, usai peluncuran Panasonic Viera terbaru, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (23/6/2009).Kendati demikian, Panasonic tetap memberikan pelayanan purna jual hingga tujuh tahun ke depan bagi pelanggan yang telah terlanjur membeli TV CRT.Dari data yang dihimpun Panasonic, penjualan TV CRT telah mengalami penurunan pada 2009 ini, yaitu sebesar 18,411 dari sebelumnya 19,977 unit.&amp;quot;Sedangkan penjualan TV flat semakin menggeliat. Terbukti penjualan global mampu menembus 7,460 unit dari tahun lalu yang hanya 5,323,&amp;quot; jelas Hiroyshi Suga Director Marketing Panasonic Asia Pasifik.</content:encoded></item></channel></rss>
