<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moge Cina Dibanderol Mulai Rp12 Juta</title><description>Memiliki motor gede (moge) memang bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kesan gagah dari motor tersebut tentunya mengundang siapa saja ingin memilikinya.  </description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/15/53/229306/moge-cina-dibanderol-mulai-rp12-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/15/53/229306/moge-cina-dibanderol-mulai-rp12-juta"/><item><title>Moge Cina Dibanderol Mulai Rp12 Juta</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/15/53/229306/moge-cina-dibanderol-mulai-rp12-juta</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2009/06/15/53/229306/moge-cina-dibanderol-mulai-rp12-juta</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2009 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Prasetyo Adhi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/15/53/229306/FHMxYq9GhW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: Prasetyo/okezone).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/15/53/229306/FHMxYq9GhW.jpg</image><title>(foto: Prasetyo/okezone).</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Memiliki motor gede (moge) memang bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kesan gagah dari motor tersebut tentunya mengundang siapa saja ingin memilikinya.  Namun, bila melihat benderol harga moge seperti Harley-Davidson, tentu membuat dahi siapa saja berkerut. Lantas kenapa tidak memilih moge &amp;quot;rasa&amp;quot; Cina.  Sebut saja merek Jetwin misalnya. Meski mengaku merupakan sepeda motor Nasional, namun sales Jetwin yang kami temui di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, akhir pekan lalu, malah mengamini bahwa merek ini berasal dari Taiwan. &amp;quot;Kita dari Taiwan tapi soal kualitas boleh diadu,&amp;quot; ujarnya berpromosi.  Ok, kita lupakan sejenak perdebatan mengenai asal usul Jetwin. Bila melihat baderol harga yang diberikan, Jetwin punya varian moge yang dilego mulai Rp12 jutaan, sedangkan yang paling mahal hanya dilepas Rp30 jutaan. Wow!  Mereka menyebutnya varian Regal Raptor. Kalau melihat sosoknya, tak jauh beda dengan chopper Harley ataupun naked bike khas motor-motor Jepang atau Eropa.  Dengan harga yang jauh dibawah moge-moge lain, tak ada salahnya jika Anda mencoba varian Jetwin ini. Sepintas, tak ada yang tahu bahwa motor tersebut merupakan motor Cina (mocin) bukan?    </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Memiliki motor gede (moge) memang bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kesan gagah dari motor tersebut tentunya mengundang siapa saja ingin memilikinya.  Namun, bila melihat benderol harga moge seperti Harley-Davidson, tentu membuat dahi siapa saja berkerut. Lantas kenapa tidak memilih moge &amp;quot;rasa&amp;quot; Cina.  Sebut saja merek Jetwin misalnya. Meski mengaku merupakan sepeda motor Nasional, namun sales Jetwin yang kami temui di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, akhir pekan lalu, malah mengamini bahwa merek ini berasal dari Taiwan. &amp;quot;Kita dari Taiwan tapi soal kualitas boleh diadu,&amp;quot; ujarnya berpromosi.  Ok, kita lupakan sejenak perdebatan mengenai asal usul Jetwin. Bila melihat baderol harga yang diberikan, Jetwin punya varian moge yang dilego mulai Rp12 jutaan, sedangkan yang paling mahal hanya dilepas Rp30 jutaan. Wow!  Mereka menyebutnya varian Regal Raptor. Kalau melihat sosoknya, tak jauh beda dengan chopper Harley ataupun naked bike khas motor-motor Jepang atau Eropa.  Dengan harga yang jauh dibawah moge-moge lain, tak ada salahnya jika Anda mencoba varian Jetwin ini. Sepintas, tak ada yang tahu bahwa motor tersebut merupakan motor Cina (mocin) bukan?    </content:encoded></item></channel></rss>
