<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terus Merugi, Pioneer Hentikan Produksi TV Plasma</title><description>Merasa kalah bersaing Pioneer mundur sekaligus menghentikan untuk memproduksi televisi, dan bahkan kerjasamanya dengan Sharp juga terancam kandas.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/02/09/57/190914/terus-merugi-pioneer-hentikan-produksi-tv-plasma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2009/02/09/57/190914/terus-merugi-pioneer-hentikan-produksi-tv-plasma"/><item><title>Terus Merugi, Pioneer Hentikan Produksi TV Plasma</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2009/02/09/57/190914/terus-merugi-pioneer-hentikan-produksi-tv-plasma</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2009/02/09/57/190914/terus-merugi-pioneer-hentikan-produksi-tv-plasma</guid><pubDate>Senin 09 Februari 2009 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Susetyo Dwi Prihadi</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>TOKYO - Merasa kalah bersaing, Pioneer mundur sekaligus menghentikan produksi televisinya, Bahkan kerjasamanya dengan Sharp untuk bermain di alat pemutar DVD juga terancam kandas.Vendor yang berbasis di Tokyo tersebut memilih untuk tidak melanjutkan produksinya dalam bisnis televisi. Alasannya klasik, selain kalah bersaing di bidang televisi, Pioneer juga mengaki adanya ketidakseimbangan antara pemasukan dengan pengeluaran. Imbasnya, 2 ribu karyawan siap di-PHK.Nikkei, Senin (9/2/2009), melaporkan kalau vendor yang berjaya dalam membuat audio untuk mobil ini, bakal mulai mengurangi produksi dari TV Plasma sejak akhir Maret nanti. Pioneer menilai, membuat plasma ternyata memakan dana yang sangat banyak.Rupanya, Pioneer tidak sendiri mengalami kehilangan banyak uang dalam bisnis TV. Kompetitornya, seperti Samsung dan Sony juga mengalami kejadian serupa, yang berujung pada pemecatan beberapa karyawan.Sayang, sampai saat ini belum ada komentar dari Pioneer mengenai penghentian produksi sekaligus memecat ribuan karyawannya. Kendati demikian, indikasi tersebut semakin kuat dengan pernyataan pihak Pioneer yang menyatakan adanya perubahan pada Maret nanti.</description><content:encoded>TOKYO - Merasa kalah bersaing, Pioneer mundur sekaligus menghentikan produksi televisinya, Bahkan kerjasamanya dengan Sharp untuk bermain di alat pemutar DVD juga terancam kandas.Vendor yang berbasis di Tokyo tersebut memilih untuk tidak melanjutkan produksinya dalam bisnis televisi. Alasannya klasik, selain kalah bersaing di bidang televisi, Pioneer juga mengaki adanya ketidakseimbangan antara pemasukan dengan pengeluaran. Imbasnya, 2 ribu karyawan siap di-PHK.Nikkei, Senin (9/2/2009), melaporkan kalau vendor yang berjaya dalam membuat audio untuk mobil ini, bakal mulai mengurangi produksi dari TV Plasma sejak akhir Maret nanti. Pioneer menilai, membuat plasma ternyata memakan dana yang sangat banyak.Rupanya, Pioneer tidak sendiri mengalami kehilangan banyak uang dalam bisnis TV. Kompetitornya, seperti Samsung dan Sony juga mengalami kejadian serupa, yang berujung pada pemecatan beberapa karyawan.Sayang, sampai saat ini belum ada komentar dari Pioneer mengenai penghentian produksi sekaligus memecat ribuan karyawannya. Kendati demikian, indikasi tersebut semakin kuat dengan pernyataan pihak Pioneer yang menyatakan adanya perubahan pada Maret nanti.</content:encoded></item></channel></rss>
