Teknologi ini bekerja menggunakan sensor ultrasonik yang dapat diletakan di bawah kaca ponsel. Sensor menangkap pantulan ultrasonik, serta membedakan intensitasnya untuk mengetahui celah yang membentuk sidik jari.
Kemudian, saat sidik jari sudah tersimpan, maka pengguna bisa membukanya dengan mudah dan nyaman.
Baca Juga: Bill Gates Dituduh Jalin Asmara dan Hubungan Seksual dengan Karyawannya
"Bentuk in-display fingerprint memang tak kasat mata, namun tetap akurat dalam memindai sidik jari," tulis Kominfo, di akun Instagram resminya, dikutip Senin (17/5/2021).
(Amril Amarullah (Okezone))